Berjodoh dengan Mantan, Mengapa Tidak?

a couple falling in love

Foto: www.smh.com.au

Pernakah kamu menjalin hubungan khusus dengan seseorang, lalu kandas di tengah jalan? Kebanyakan orang pasti pernah mengalami yang namanya putus cinta. Ketika cinta telah usai, kisah yang terjadi pun beragam. Ada yang masih menjalin persahabatan, ada yang masih berkomunikasi meski tidak terlalu intens, ada pula yang bermusuhan hingga tidak mau saling kenal lagi.

Bagaimana hubungan kamu dengan mantan kamu? Apakah baik-baik saja atau justru telah putus komunikasi sama sekali? Hubungan yang awalnya terasa indah dan manis, lalu harus kandas tentulah menyisakan sakit atau kecewa. Akan tetapi, lantas menjadi bermusuhan atau memutus tali pertemanan tampaknya juga bukan sebuah keputusan yang dewasa dan bijak.

Jika kamu masih menjalin komunikasi yang baik dengan mantan kamu, tentu saja hal ini bagus. Kamu tidak harus kehilangan seorang teman atau sahabat pasca kandasnya kisah cinta kalian. Dengan masih menjalin pertemanan, mungkin saja satu hal yang tidak terduga justru bakal terjadi, yaitu kalian bisa kembali dekat dan ternyata si dialah memang jodoh yang dikirimkan Tuhan untuk kamu. Apalagi jika kalian sebenarnya masih saling menyayangi.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Begitu pula dalam hal jodoh. Jodoh dapat datang dari mana saja dan kapan saja. Lantas, apa yang perlu kamu perhatikan ketika kalian sama-sama merasakan adanya kedekatan kembali? Berikut tips untuk kamu.

1. Tidak ada yang salah dengan menjalin kembali kedekatan dengan mantan selagi keduanya, yaitu kamu dan si dia sama-sama masih sendiri, belum terikat hubungan khusus dengan orang lain.

2. Pastikan perasaan kamu benar-benar tulus, bukan karena ada motivasi lain, misalnya sekadar bersenang-senang atau demi menanggalkan status jomblo kamu.

3. Belajarlah dari peristiwa yang telah terjadi. Apa yang membuat kalian mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan. Jika penyebab putusnya kalian tersebut belum teratasi, cobalah atasi dengan cara yan lebih dewasa sehingga kejadian putus tidak akan terulang kembali.

4. Berusahalah untuk lebih saling mengenal, mengerti, saling menghargai, dan menerima apa adanya. Dengan demikian, kamu akan merasa lebih nyaman menjalani hubungan kedua ini.

5. Berusalah untuk lebih fokus pada kelebihannya dan mengisi kekurangannya.

6. Bangunlah komunikasi secara baik, jujur, dan terbuka.

7. Berdoalah kepada Tuhan, jika dia memang jodoh yang ditetap Tuhan untuk kamu, mintalah agar jalan kalian menuju pernikahan dipermudah.

8. Jika telah sama-sama yakin, lebih baik kalian tidak menunda-nunda lagi untuk membawa hubungan ini ke jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan.

Mendapatkan jodoh idaman tentu merupakan kebahagiaan tiada tara. Kebahagiaan tersebut tentu akan terasa lebih sempurna jika ternyata jodoh kamu tersebut adalah mantan kamu dan kalian masih sama-sama saling menyayangi.

9 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*