Pilih Cowok Humoris ataukah yang Tampan?

Sense of HumorKamu dihadapkan pada dua pilihan cowok : yang satu jelek tapi humoris sementara yang satunya lagi tampan tapi bawaannya serius melulu. Cowok manakah yang akan kamu pilih? Jawabanmu: Ya, pilih yang humoris sekaligus tampan. Eit tunggu dulu, itu namanya kemaruk, Jeng. Itu mah bukan pilihan lagi namanya.

Beberapa waktu lalu di Inggris pernah dilaksanakan survey terhadap para wanita. Mereka dihadapkan pada dua pilihan cowok: yang tampan dan yang satunya lagi humoris. Hasil penelitian yang diumumkan oleh British Psychological Society Annual Conference tersebut menunjukkan bahwa rata-rata responden lebih memilih cowok humoris tinimbang yang tampan.

Alasan mereka cukup masuk akal. Pria humoris bisa menjadi sumber inspirasi terbebasnya seorang wanita dari rasa galau dan stress mendalam. Umumnya pria humoris menjadi dambaan setiap wanita karena akan mampu mengentasnya dari duka derita. Mereka sangat membutuhkan pasangan yang bisa membuatnya tertawa sepanjang masa dan membebaskannya dari rasa tertekan.

Di mata seorang wanita, pria humoris lekat dengan image ramah, menyenangkan, dan populer.

Ya, perempuan akan cenderung memilih lelaki humoris daripada yang tampan tapi menyakitkan. Biar jelek tapi gak nyakitin ati. Dan harap diingat bahwa humor bisa mempererat tali perkawinan. Sebagaimana disampaikan oleh John Gottman, pendiri Gottman Institute di Seatle, humor bisa menjadi pemicu langgengnya ikatan perkawinan. Humor bisa mencairkan ketegangan di antara pasangan.

Kawan, kehidupan bisa menjadi berat tanpa diselingi lelucon. Alangkah keringnya hubungan di antara kalian berdua tanpa ada humor, tanpa ada gelak tawa. Jadi, alangkah masuk akal jika dua manusia berbeda jenis kelamin dalam sebuah ikatan perkawinan mendambakan pasangannya memiliki good sense of humor.

Humor akan menjadi generator bahkan akseletor dalam kehidupan berumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan nikah yang banyak melewatkan waktunya dengan canda dan tawa memiliki tingkat kelanggengan lebih signifikan dibandingkan dengan pasangan yang tanpa humor sama sekali.

Jadi, sebelum terlanjur jauh melangkah, tetapkan dari sekarang pilihanmu: si ganteng serius ataukah si jelek humoris?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>