Setelah Dia Selingkuh, Bagaimana Bisa Percaya Lagi Padanya?

Menumbuhkan kepercayaan pascaperselingkuhanHubungan berantakan setelah perselingkuhan. Ibarat kristal yang jatuh di lantai, pecahannya berserakan ke mana-mana. Mungkinkah dari puing-puing kehancuran itu akan terbangun kembali sikap saling percaya? Menurut Lisa Bower, setelah menghadapi perselingkuhan, bisa saja hubungan terbangun kembali sekalipun berat. Segalanya bergantung kepada kedua belah pihak. Adakah keinginan dan usaha untuk membangun kembali kepercayaan yang sempat hilang itu?

Mari Saling Bicara Kembali
Adakah keinginan dari pasanganmu untuk menyimak penderitaanmu? Kalau ya, silakan saling bicara. Sangat menyakitkan memang, karena akan membuka luka lama. Tapi, proses ini harus dilewati agar dia mengetahui dampak dari perselingkuhannya itu. Jangan pernah menunda. Lebih-lebih berpura-pura bahwa semua itu tidak pernah terjadi. Kepura-puraan hanya akan menjadi penghalang pulihnya hubungan yang sehat di antara kalian berdua.

Kamu merasakan derita yang sangat dalam atas semua pengkhianatan ini. Namun demikian, dengarkan semua yang dikatakan oleh pasanganmu. Berilah kesempatan kepadanya untuk mengungkapkan alasan pengkhianatannya. Bahkan, jika ia mengkritisi tentang buruknya hubungan di antara kalian, simak saja semua itu secara saksama. Mungkin saja ia berselingkuh karena dipicu oleh sikapmu sendiri. Meskipun begitu, kamu tidak perlu sampai menyalahkan dirimu sendiri.

Inti pembicaraan kalian berdua adalah mencari solusi memperbaiki hubungan yang sudah amburadul. Akhiri diskusi ini dengan sebuah komitmen tentang rencana ke depan. Tanyakan kepadanya mengenai apa yang diinginkannya di masa yang akan datang. Apakah tujuan dan keinginanmu sejalan dengan tujuan dan keinginannya? Jika masih berseberangan, kamu bisa memutuskan untuk menunda keinginan melanjutkan hubungan dengannya.

Membicarakan tentang perselingkuhan yang pernah dilakukannya memang sangat menyakitkan. Tapi, itu semua harus segera dilakukan. Bila tidak, kamu akan makin terpuruk ke dalam duka deritamu yang kian parah.

Masa lalu Jadikanlah Masa Lalu
Setelah saling bicara hingga tiba pada keputusan untuk melanjutkan hubungan yang telah tercabik, kamu mungkin tergoda untuk mengungkit-ngungkit pengkhianatanya. Harap diingat, itu semua sangat kontraproduktif. Jika kamu telah berkeputusan untuk memaafkannya, alihkan semua kenangan pengkhinatannya ke masa lalu sejauh-jauhnya. Jika sebaliknya, kamu akan tetap didera rasa sakit yang berkepanjangan. Jangan berharap akan menemukan kebaikan pada dirinya jika selalu mengungkit-ungkit perselingkuhannya. Dia pun akan menyangsikan akan kembalinya segenap kepercayaanmu.

Saat saling bicara, tekankan tentang hubungan kalian ke depan. Yang telah berlalu biarkan tetap berlalu. Jangan diungkit-ungkit lagi. Sampaikan tentang harapanmu ke depan. Sampaikan pula tentang konsekuensi yang akan terjadi jika pengkhianatan dirinya berulang kembali. Membangun sebuah kepercayaan setelah terjadi perselingkuhan memang bukan pekerjaan mudah. Yakinkan bahwa harapanmu mengenai dirinya memang benar-benar realistik.

Tak Perlu Malu untuk Berkonseling
Ada baiknya menghadirkan seorang mediator manakala tiba pada pembicaraan tentang perselingkuhan dan masa depan hubungan kalian selanjutnya. Jangan berpikir bahwa berkonseling hanya akan membuka aib kalian berdua. Seorang konselor tidak akan menyampaikan pendapat yang multitafsir. Dia akan memberimu tips mengenai cara menangani kesulitan-kesulitan potensial yang ditinggalkan akibat tindak perselingkuhan. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa kalian berdua harus berlama-lama dalam kegiatan konseling tersebut.

Tak Perlu Memata-matai Dirinya
Seseorang yang telah berselingkuh wajib untuk membuktikan bahwa dirinya sudah insyaf dan tak akan mengulang kembali kesalahan yang sama. Sebaliknya, bagi yang telah dikhianati harus banyak belajar tentang bagaimana menaruh kepercayaan kepada dirinya. Jika pada tahap selanjutnya telah banyak meluangkan waktu demi kebahagiaan bersama, berarti kalian akan banyak belajar kembali tentang bagaimana menjalin komunikasi dan saling percaya. Kalian juga akan terus mengingat tentang arti di balik kebersamaan tersebut.

Hal potensial yang mungkin terjadi dalam rekonsiliasi ini adalah berulang kembalinya pengkhianatan itu. Jika kamu telah memaafkan sang kekasih, pastikan untuk tidak terus membesar-besarkan perselingkuhan itu. Cukup dibuat kapok saja. Biarkan pasanganmu menarik manfaat atas keragu-raguanmu selama ini. Jika masih berharap hubungan harmonis akan tercipta, kamu harus belajar tentang cara untuk mempercayai dirinya. Ini berarti bahwa setiap kali dia pamitan keluar rumah, kamu tidak perlu melakukan penyamaran, berpakaian serba hitam dan berjalan mengendap-endap guna memata-matai dirinya.

Butuh Waktu untuk Menghadirkan Sebuah Kepercayaan
Jangan berharap perselingkuhan akan berlalu begitu saja setelah selesai konseling. Bagaimanapun kamu harus mampu memperbaiki beberapa masalah dalam hubungan kalian berdua. Juga jangan berharap bahwa semuanya akan kembali normal seperti sebelum perselingkuhan terjadi. Kamu akan merasakan kegelisahan, bahkan merasa tertekan. Ya, itu masih dinilai normal. Nikmati saja semua ketidaknyamanan itu tapi jangan sampai terpuruk. Jangan karena kamu masih mengenang semua perselingkuhannya lantas berpikir bahwa kehidupan tidak bergerak ke depan. Tidak, tidak sama sekali. Kamu bisa menghidupkan kembali pengalaman dari waktu ke waktu. Selama masih berfokus pada masa depan, ini bukan pertanda langsung dari sebuah kegagalan.

Apa yang Terjadi Setelah Ini?
Untuk mengetahui efektivitas tidaknya rekonsiliasi yang telah dibangun, perhatikanlah apakah kebiasaanmu mengalami perubahan? Jika kamu masih tetap berkutat pada kebiasaan yang sama dan masih membesar-besarkan peristiwa perselingkuhan itu, mungkin tidak akan beroleh manfaat berarti dari semua upaya yang telah dibangun. Demikian juga, bila romantisme di antara kalian berdua masih jauh panggang dari api, ada baiknya untuk berpikir ulang tentang kelanjutan hubungan kalian berdua.

Demikianlah beberapa tindakan yang dapat kamu lakukan untuk bisa mengembalikan kepercayaan kepadanya. Semoga bermanfaat.

4 Comments

  1. felicia silva says:

    pak Mario,,,,,saya seorang laki-laki yg sudah menjalani rumah tangga sejak tahun 2005 hingga sekarang,,,,yg ingin sya tanyakan adalah,,,,saya telah mengkhianati istri sya,saya pernah selingkuh dan dia mengetahuinya,akhirnya terlibat perang mulut sampai saya memukul dia hingga babak belur,ini yang pertama,,yg ke2,,saya ingin penjelasan dari bapak mengenai wanita yg kini sedang saya hamili,,,saya ingin sekali untuk bertanggung jawab,apakah istri saya bisa menerimanya sebagai istri ke2 saya,,tolong penjelasan dan saran dari bapak,,,,!!!!!!!!!!!!!!!

    • Tunjukkan kesungguhan kepada istri Anda bahwa Anda telah benar-benar bertobat. Setelah itu perhatikan bagaimana reaksinya.

      • Heni Puspita says:

        Saya me tanya Pak suami saya sudah melakukan perselingkuhan 5x dg wanita yg berbeda2 dan saya mengetahuinya terapi saya berusaha tetap memaafkannya tp di akhir perselingkuhannya dia yg k 5 ni hati saya benar benar tertekan dan benar benar ragu tuk mempercayainya tp di samping TU saya selalu melihat anak jika saya me berpisah Dr nya , kira2 saya hrs Gmn y Pak untuk supaya suami saya benar benar tobat dan paling tdk dia melihat pengorbanan saya selama ni Knp dia sakit in saya trus

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*