PriaTidak Suka Perempuan yang Lebih Cerdas dari Dirinya, Benarkah?

Smart and beautiful WomanMatchmaker asal Australia, Patti Stanger, baru-baru ini mendesak para wanita untuk “membodohkan diri” jika mereka ingin mendapatkan seorang pria. Menurutnya banyak pria yang tidak menyukai berkencan dengan perempuan yang lebih cerdas darinya.

“Demi satu alasan maka seharusnya setiap wanita mengubah sesuatu tentang diri mereka sendiri untuk akhirnya menarik pasangan yang cocok yang telah dipilih sebelumnya. Pria hanya menyukai wanita cerdas setelah menikah,” ujar mak comblang kenamaan negeri kanguru ini.

Benarkah kaum pria begitu takut berkencan dengan wanita yang lebih cerdas dari dirinya?
Selama dua tahun, Ekonom Ray Fisman menganalisis beberapa pasangan yang melakukan kencan di sebuah bar dekat Universitas Columbia.

“Pria menghindari wanita yang mereka anggap lebih pintar dari diri mereka sendiri,” katanya. “Hal yang sama juga berlaku untuk ukuran ambisi dalam berkarir: wanita bisa ambisius, hanya tidak lebih ambisius daripada pria dalam hal mempertimbangkan kencan. Mengapa? Kaum laki-laki adalah gender ego yang rapuh. Ketika mencari perempun berwajah cantik sering merasa terancam oleh otak atau kesuksesan yang melebihi dirinya sendiri.” Ungkap Ray.

Tentu saja tidak semua pria berpendapat seperti itu. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Iowa menunjukkan bahwa pria benar-benar ingin sukses berkencan dengan wanita cerdas. Ini merupakan hasil jajak pendapat, yang telah dilakukan setiap dekade sejak tahun 1939. Pada jajak pendapat ini peserta diminta untuk membuat daftar 18 peringkat karakteristik yang mereka inginkan dari pasangannya.

Pada tahun 2008, hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa pria menempatkan pilihan kecerdasan pada peringkat keempat. Pada tahun 1939 kecerdasan menduduki urutan ke-11. “Prospek keuangan yang baik” pada tahun 2008 menduduki urutan ke-12 , bergeser lebih tinggi dari peringkat ke-17 pada tahun 1939 dan urutan terakhir pada tahun 1967.

Seorang pemuda usia dua puluhan mungkin saja berseloroh:  “Ya, saya ingin berkencan dengan bartender, mahasiswi, atau seorang sekretaris yang bisa membuat saya menjadi lelaki sejati. Dia akan menghargai segala sesuatu yang saya lakukan untuknya. Ini jauh lebih mudah dan tidak memerlukan upaya keras.”
Sementara yang lain mungkin menginginkan gadis yang membuat mereka merasa pintar dan jantan. Tentunya dia memilih berkencan dengan perempuan yang tidak ambisius.

Jika teori Stanger adalah benar, maka bagi wanita yang ingin menikah dalam waktu dekat, harus pintar-pintar menyembunyikan kemampuan mereka. Mereka harus mengalihkan subjek obrolan politik selama ini ke perbincangan yang jauh lebih ringan.

Secara pribadi saya tidak sependapat dengan Stanger. Bagaimanapun perempuan dilahirkan dengan segala kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kecerdasan yang Anda miliki sungguh itu suatu anugerah yang tak ternilai harganya. Pertahankan itu. Jika Anda menemui lelaki yang menghendaki agar Anda menurunkan peringkat kecerdasan, sebaiknya segera berpaling pada lelaki lain. Saya jamin masih banyak laki-laki yang menerima Anda apa adanya, lebih-lebih dengan kecerdasan yang Anda miliki.

Akankah Anda tiba-tiba berusaha menjadi bodoh hanya karena mengejar pria idaman Anda? Silakan jawab.

One Comment

  1. Sy yakin bhw pria yg sy

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*