Pasangan Berbeda Iman

ImanKamu ditaksir seseorang yang guantengnya bukan main, baik hati, penuh perhatian, tajir lagi tapi keyakinannya sangat bertolak belakang dengan keyakinan yang kamu anut selama ini. Jika berpikir sepintas lalu,  pasti kamu akan dengan gampang menerima cintanya. Pikirmu: apalagi sich yang diragukan? Masa depan sudah terjamin bahagia. Kamu juga sering memperhatikan pasangan suami-isteri yang berbeda keyakinan tapi hidupnya penuh kebahgiaan. Perbedaan agama tidak menyurutkan semerbak cinta kasih  di antara mereka.

Ya, sebaik-baiknya pasangan berbeda iman tapi lebih baik lagi jika mereka menganut iman yang sama. Anak-anak yang kelak dilahirkan harus menjadi prioritas pertimbangan. Terutama masalah pendidikan keimanan mereka. Jangan biarkan mereka bingung dengan keyakinan yang harus dianutnya.

So, jika kamu menghadapi dilema yang sama, langkah pertama yang harus ditempuh adalah menyamakan iman kalian. Yakinilah bahwa agama yang kamu pegang saat ini adalah keyakinan terbaik yang telah diturunkan Tuhan kepada segenap umat di seantero jagat ini.

Kenalkan keyakinanmu kepadanya dan biarkan dia bisa menghayatinya dengan baik. Jangan sampai terjadi dia berpindah keyakinan hanya semata-mata agar bisa mempersuntingmu. Ya, tapi segalanya bergantung kamu juga. Jika kamu sekedar jalan menghayati agama yang kamu anut selama ini, bisa-bisa kamu yang hanyut mengikuti keyakinannya.

Bila kelak kamu bisa mengajaknya menyatu dalam keyakinanmu, maka kamu akan mendapatkan dua kebahagiaan: kebahagiaan karena kamu dipasangkan Tuhan dengan seseorang yang tiada cela dan kebahagiaan karena kamu bisa mengajaknya ke jalan Tuhan yang sangat-sangat kamu yakini kebenarannya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*