Melinda, Bupati Cirebon, dan Problema Kawin Siri

Problema Kawin Siri

Foto: http://hot.detik.com

Banyak problema yang dihadapi oleh para pelaku kawin siri, khususnya dari pihak perempuan. Seperti yang dialami oleh pedangdut remix Melinda. Pelantun lagu ‘Cinta Satu Malam’ ini saat ini tengah merasakan pahitnya menjadi seorang istri siri. Sebebelas bulan Melinda melewati hari-hari tanpa kehadiran sang suami yang juga Bupati Cirebon, Dedi Supardi. Sudah sebelas bulan juga, Melinda tak menikmati nafkah dari Dedi.

“Pak Dedi sudah tak menyimpan perhatian kepada saya dan anak kami Maharani,” lanjutnya.

Melinda tidak merasakan adanya keharmonisan dalam rumah tangganya. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Melinda mengungkapkan dirinya telah dibohongi oleh Dedi. Dijelaskannya bahwa Dedi datang kepadanya dan mengaku sudah pisah ranjang dengan istrinya selama lima tahun. Dedi sempat berjanji akan menikahi Melinda secara resmi setelah masa jabatannya sebagai Bupati Cirebon habis. Melinda akhirnya meminta cerai karena selama ini sering terjadi percekcokan dengan suami sirinya itu.

Meskipun demikian, sebelum bercerai, Melinda ingin tetap menikah resmi dengan Dedi. Dia begitu mengkhawatirkan akan status Maharani, putri hasil pernikahannya dengan sang bupati.

“Demi anak, apa pun akan saya lakukan. Hak anak itu yang paling utama dan dapat pengakuan dari bapaknya. Dengan putusan MK itu, kami semakin optimis memperjuangkan anak,” terangnya.

Begitulah nasib yang sering dialami para istri siri. Kadang proses pengakhirannya berlalu laksana angin. Beberapa pria pelaku nikah siri begitu entengnya menjatuhkan talak. Mereka menceraikan istri-istrinya hanya lewat perantaraan pesan singkat telepon genggamnya.

Terlintaskah dalam pikirannya tentang nasib kelak anak-anak hasil nikah sirinya itu? Tentang masa depan mereka? Wallahu alam bi sawab.

Kisah di atas saya sajikan hanya semata-mata sebagai bahan pertimbangan jika kamu berminat untuk melakukan kawin siri. Seperti itulah kemungkinan problema yang akan kamu hadapi jika terlibat dalam sebuah prosesi bernama kawin siri. Masihkah kamu menyatakan bersedia ketika seseorang mengajakmu kawin siri?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*