Persilakan Cinta Mengetuk Pintu Hati Kita

Kok, Dia yang Nongol SihYang diidolakan orang lain, yang nongol dia. Kok bisa, ya? Ada apa dengan semua ini? Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan. Tuhan mahatahu mengenai pasangan terbaik makhluk-Nya. Bisa jadi pada diri seseorang yang kita idolakan itu tak tersisa sedikit pun kebahagiaan yang dapat kita dulang. Oleh sebab itu, Tuhan menyodorkan seseorang yang memang pas dengan kita.

Tuhan tidak menjodohkan kita dengan sang idola itu bukan dikarenakan dia buruk akhlaknya. Bukan karena itu. Dia memang memiliki karakter yang bakalan gak match dengan karakter kita.

Makanya, tak usahlah kita memaksakan diri untuk curi-curi perhatian lagi kepada dirinya. Lebih baik fokuskan saja perhatian kita kepada dia yang sering nongol itu. Daripada berharap cinta datang menemui, lebih baik merawat cinta yang telah datang itu.

Soal miskinnya rasa cinta dalam diri kita kepadanya, itu hanya soal belum biasa. Hanya soal waktu. Bisa jadi miskin cinta itu terjadi dikarenakan resistensi kita terhadap dirinya. Bukalah pintu hati kita selebar-lebarnya untuk dirinya. Biarkan cinta kulo nuwun dan meresapi hati kita.

Jika kita selalu dan selalu menolak kehadirannya, manalah mungkin kesempatan untuk mempertimbangkan cintanya akan kita peroleh. Jernihkan hati dari segala prasangka. Terimalah dia sepenuh hati.

Orang Jawa mengatakan ‘Witing tresno jalaran soko kulino.’ Cinta itu soal kebiasan saja. Soal ketelatenan saja. Jika kita memang membiasakan diri menata perasaan kita, cinta itu akan datang dengan sendirinya. Yang penting kita selalu mencoba untuk menerima kehadirannya.

Jangan lakukan hal sebaliknya jika tak ingin rasa cinta itu kian menjauh. Bisa jadi cinta akan menyingkir lebih jauh melebihi yang kita bayangkan.

Jangan terus bertanya: “Kok dia yang datang?”

atau berkata: “Sorry, dia bukan tipeku!”.

“Dia bukan idolaku!”

Dia mungkin tidak masuk dalam hitungan kita. Dia sekedar underdog. Tapi harap diingat, jika diberi kesempatan, underdog juga bisa melumerkan hati kita lho.

Biarkan dia melumerkan hati kita. Jangan biarkan dia beralih meluluhkan hati yang lain. Sebelum penyesalan panjang itu datang, persilakan cinta mengetuk pintu hati kita yang masih setengah terbuka itu.

 

 

 

3 Comments

  1. lifie tantri dewi says:

    minta tips cinta selalu yaa

  2. mei wintarsih says:

    benar si,tpi klo q mau’y sekedar berteman tpi dia gk mau gmana?
    mohon bls’n

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*