Kamu Berhak Jadi Pendamping Siapa Pun

Kamu Pantas Menjadi Pendamping Siapa PunAlhamdulillah, Sabtu pagi ini saya sudah mendapatkan pencerahan dari teman face book saya, Pak Mardigu W.P.. Dalam tulisan ringannya Beliau menyampaikan tentang mitos yang harus didobrak dalam kehidupan kita. Salah satu mitos yang dimaksud itu, antara lain, kalau kita sudah merasa tua maka sudah tidak patut lagi untuk lebih ekspansif dalam meraih cita-cita. Seratus persen mitos tersebut sangat tidak benar.

Dalam urusan mendapatkan jodoh pun saya rasa demikian. Kalian yang telah memiliki usia melebihi target dalam pencapaian jodoh yang kamu cita-citakan, jangan sekali-kali mengatakan bahwa dirimu sudah tua; sudah tidak layak lagi mematut diri agar menarik di hadapan calon jodohmu. Buang semua perasaan tersebut. Lebih-lebih jika kamu sudah berkesimpulan bahwa sulitnya jodoh yang menimpa dirimu itu merupakan takdir ilahiah. Jelas sangat-sangat salah sekali.

Teruslah berjuang sampai titik darah penghabisan. Mantapkan auramu dengan pikiran-pikiran positif. Bisikkan ke dalam batinmu bahwa kamu juga pantas sukses seperti orang-orang sukses lainnya. Kamu sangat layak dan pantas untuk dipersunting siapa pun. Kamu layak dipersunting seseorang mulai dari seorang jenderal sampai dengan konglomerat yang memiliki perusahaan di mana-mana. Kamu layak menjadi pendamping selebritis ganteng mulai dari Brad Pitt hingga Tom Cruise.

Bisikkan hatimu itulah yang kelak membentuk mindset kesuksesanmu itu. Kesuksesan yang selama ini kamu dambakan akan diraih seandainya kamu konsisten menjaga hati dan pikiranmu untuk tetap optimistis. Saya tahu, bahwa selama ini banyak orang yang telah menyisihkanmu baik secara fisik maupun mental. Jiwamu dikerdilkan mungkin oleh saudaramu, tetanggamu, bahkan oleh orang tuamu sendiri. Semoga setelah membaca postingan saya ini kamu kemudian menyadari bahwa kamu harus bangkit dari semua pemarjinalan ini. Lalu, kamu kembali kepada track semula untuk mencapai jodoh yang telah Tuhan persiapkan.

Nyalakan terus api semangatmu. Bergerak dan terus bergerak secara dinamis. Di belakangmu saya terus mendukung. Katakan kepada dirimu sendiri bahwa kamu berhak menjadi pendamping siapa pun.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*