Apakah si Do’i Soul Mate Kamu?

Soul MateAdakah di antara kamu yang tidak ingin melangsungkan pernikahan dengan soul mate alias belahan jiwa? Kecil kemungkinan di antara kamu yang merespon pertanyaan tersebut dengan jawaban “ya”. Setiap orang di muka bumi ini hampir dipastikan bercita-cita untuk berjodoh dengan belahan jiwanya masing-masing.

Bagaimana sih sebenarnya kriteria pernikahan belahan jiwa atau soul mate itu? Sheri dan Bob Stritof, mengatakan bahwa sebuah mahligai perkawinan bisa disebut sebagai pernikahan sepasang soul mate jika dapat mewadahi kepentingan kedua belah pihak secara seimbang, kuat, dan positif.

Pernikahan sepasang soul mate tidak didominasi dengan intimidasi, manipulasi, ataupun kekerasan. Sepasang belahan jiwa akan saling memberi rasa aman. Pasangan soul mate akan lebih memprioritaskan pada hubungan pernikahan mereka di atas kepentingan pribadinya masing-masing. Mahligai pernikahan belahan jiwa penuh dengan kejujuran, dukungan, keakraban dan kebersamaan.

Pernikahan pasangan soul mate bisa sehat, bergairah dan harmonis diliputi dengan aktivitas yang mencerminkan kerja sama yang harmonis. Pasangan belahan jiwa sukacita dalam mengamati pertumbuhan satu sama lain.

Seorang belahan jiwa akan saling menerima kekurangan dan kelemahan masing-masing; akan membawa keluar yang terbaik dalam dirimu, mengajakmu menghadapi tantangan bersama-sama, dan menjadi teman terbaik kamu. Seorang belahan jiwa tidak akan menuntutmu untuk banyak berubah. Ia akan menghargai komitmen untuk pernikahannya.

Seandainya hingga detik ini kamu belum melihat kriteria soul mate melekat dalam diri si dia, apakah lantas kamu dengan serta merta meninggalkannya? Oh, tunggu dulu. Sebagaimana dijelaskan lebih lanjut oleh Sheri dan Bob Stritof bahwa sangat sulit untuk menemukan pasangan yang sangat ideal yang memiliki pola pikir dan sangat tenggang rasa sesuai dengan yang kamu inginkan selama ini.

Alih-alih mengatakan tidak ada saya lebih berani mengatakan bahwa makhluk Tuhan yang memenuhi standard sebagai soul mate sangatlah jarang. Dengan demikian, soul mate bukan dilahirkan, melainkan diciptakan oleh pasangan itu sendiri.

Soul mate lebih banyak berwujud komitmen menjadikan pasangannya sebagai belahan jiwa; Saling memberi dan saling menerima.

So, saya haqul yakin pasanganmu saat ini adalah soul mate-mu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*