Manfaatkan Masa Mudamu Sebelum Tiba Masa Tuamu

Tips Memanfaatkan Masa MudaJika kamu selalu berpikir bahwa masa muda adalah masa untuk berfoya-foya, maka tunggulah penyesalan seperti yang saya alami hari ini. Ya, setiap kali menengok anak saya di Pondok Gontor, selalu terbersit penyesalan dalam hati. Mengapa saya tidak bersungguh-sungguh belajar seperti halnya anak saya. Seandainya saya memiliki bekal pengetahuan agama yang baik, tentunya saya akan jauh lebih baik lagi saat menjadi imam bagi keluarga saya. Saya telah mengabaikan masa muda saya. Hari-hari berlalu pada zaman muda dahulu hanya untuk perbuatan-perbuatan muspro yang pada hari ini tak berpengaruh positif terhadap saya.

Tak kan ada masa tua bahagia bagi seseorang yang menghabiskan masa mudanya untuk berfoya-foya. Makna berfoya-foya tentu bukan sekedar merujuk pada pengertian menghambur-hamburkan uang saja, melainkan termasuk di dalamnya adalah menghambur-hamburkan waktu untuk sesuatu yang tak bermanfaat. Sadarilah bahwa waktu berjalan tanpa kompromi. Tahu-tahu umur kita sudah berada di kisaran yang tak muda lagi.

Saya sampaikan apresiasi kepada anak-anak muda yang sudah terjun ke dalam dunia wirausaha. Itu jauh lebih baik daripada pergi menyetrika jalanan; runtang-runtung dengan pacarmu untuk tujuan-tujuan yang tak jelas. Saya juga menyatakan angkat topi kepada kaum belia yang mengisi waktunya dengan kegiatan kerohanian di sekolah maupun di kampus atau di rumah-rumah ibadah demi menambah pengetahuan agamanya.

Belajar berwira usaha selagi muda akan berdampak besar terhadap penghasilanmu. Kelak, ketika ada seseorang yang begitu melekat di hati, kamu sudah tidak merasa terhalangi lagi untuk mengukuhkan janji suci dalam sebuah mahligai rumah tangga. Menunggu apa alagi? Bukankah penghasilan sudah dipegang.

Kamu tidak akan merasa rugi dikarenakan menghabiskan waktu masa mudamu untuk menambah pengetahuan agama. Belajar ilmu agama sangat berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan bekal pengetahuan agamamu. Kelak, ketika sudah menjadi seorang ayah ataupun telah menyandang status ibu, kamu sudah memilki bekal pengetahuan untuk membimbing dan membesarkan anak-anakmu. Percayalah, kamu tidak rugi melakukan semua perbuatan berfaedah tersebut.

Hidup ini tidak semudah omongan Mario Teguh. Itu memang betul. Oleh karena itu, persiapkan kehidupan masa depanmu dengan belajar dan bekerja. Bukan dengan berfoya-foya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*