This is Just Sex!

This is Just Sex!Judul di atas merupakan penggalan dialog dalam film Indecent Proposal yang dibintangi oleh Robert Redford, Demi Moore, dan Woody Harrelson. Dalam film yang dirilis tahun 1993 itu dikisahkan sepasang suami istri David (Woody Harrelson) dan Diana (Demi Moore) yang hidup diliputi kebahagiaan tiba-tiba dihadapkan pada kenyataan pahit. Mereka terlilit hutang. Guna mengatasi prahara hidupnya itu, mereka mencoba peruntungan dengan bermain judi.

Sebagaimana diketahui, tak akan ditemukan sebuah solusi melalui meja judi. Begitu pula dengan mereka. Pasangan ini pernah menang satu kali, namun selanjutnya benar-benar dibikin bangkrut oleh bandar judi tersebut.

Dalam kondisi kalut, pasangan suami istri tersebut menemukan sedikit celah untuk bebas dari kondisi pailit. John Gage (Robert Redford), seorang taipan kaya raya mengajukan tawaran tidur semalam kepada Diana dengan imbalan satu juta US dollar.

Setelah melalui diskusi panjang, akhirnya David mengizinkan Diana untuk menerima tawaran sang taipan dan berjanji setelahnya tidak akan mengungkit-ungkit masalah tersebut.

Pascaproses laku tidak senonoh itu, berbekal uang satu juta dollar, pasangan suami istri itu pun berusaha menebus properti mereka yang telah jatuh tempo. Apa lacur, bank telah menyita dan melelang harta berharganya itu. Keduanya kemudian putus asa.

Merasa dikalahkan nasib, mulailah David mengungkit-ungkit hubungan antara istrinya dengan sang taipan. Padahal keduanya telah sepakat untuk tidak lagi membicarakan masalah itu. Sambil membanting piring dan merusak peralatan pecah belah lainnya, David mendesak agar istrinya menceritakan tentang kejadian yang dilewati semalam.

“We just had a sex; It was just one night!” jawab si istri sambil  terisak-isak.

Kawan, andaikata prahara keuangan itu menimpa dirimu, akankah kau gadaikan kehormatan istrimu sebagai sebuah alternatif dalam mendapatkan solusi? Terus terang, saya merasa getir sehabis nonton film tersebut.

Bagi saya seks itu kehormatan. Keduanya menyatu dan tak mungkin terpisahkan begitu saja. Seks dan kehormatan adalah laut dengan riak gelombangnya. Jika Diana dengan entengnya menyebut this is just sex, sekedar badan tanpa sama sekali melibatkan perasaan,  saya masih belum bisa menerimanya.

Seks adalah kehormatan itu sendiri yang posisinya berada pada puncak paling sakral dalam kehidupan suami-istri. Jika kehormatan itu telah tergadaikan lantas apa yang bisa disucikan dalam pernikahan kita? Bagaimana menurut pendapat Anda?

2 Comments

  1. Bego bgt suaminya, itulah orang yang rapuh imannya

  2. T suami yg g’ pnya otak, yang hanya memikirkan uang saja

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*