Tersenyumlah Saat Bersedih; Menangislah Saat Gembira!

Miranda KerrSetiap kali melewati tanjakan, si Kabayan selalu tersenyum lebar sebab dia tahu bahwa setelah tanjakan ini akan dilewatinya jalan yang datar atau jalan menurun. Sebaliknya, ketika menapaki jalan menurun atau jalan datar, si Kabayan akan menangis tersedu-sedu sebab dia menyadari bahwa setelah jalan menurun atau jalan datar itu ia akan kembali mendaki jalan yang terjal.

Itulah dongeng yang sering disampaikan nenek saya beberapa puluh tahun silam. Tak ada nilai istimewa yang saya tangkap waktu itu, kecuali rasa kantuk yang menjadi-jadi pasca nenek menuntaskan ceritanya tersebut. Tapi, hari ini saya merasakan betapa dongeng nenek itu mengandung manfaat yang sungguh dalam.

Begitu banyak peristiwa yang menyebabkan kita terpuruk dalam kesedihan. Sebaliknya, pada situasi tertentu kita pun berhadapan dengan peristiwa yang menggembirakan. Permasalahannya, kita sering lupa diri; mabuk kemenangan manakala mendapatkan situasi penuh kesenangan. Kita lupa pada kenyataan bahwa tak ada kesenangan atau kegembiraan yang kekal. Pada suatu waktu kita akan berhadapan dengan situasi sebaliknya.

Di sisi lain, ketika dirundung malang kita pun tak segan menghujat Tuhan. Seolah-olah Tuhan tidak adil sebab tak pernah menyisakan kesenangan untuk kita. Kita pun benar-benar tenggelam dalam kesedihan. Kita lupa dengan segala kesenangan yang pernah kita nikmati. Kita lupa bahwa sesungguhnya ketidaknyamanan atau kesedihan pun tak ada yang abadi.

Saya kira si Kabayan pun menghadapi pasang surutnya hidup seperti kita. Yang membedakan kita dengan dia terletak pada sikap dalam menghadapi persoalan kehidupan tersebut. Si Kabayan tidak pernah berlarut-larut dalam kesedihan sebab dia menyadari bahwa hidup itu tak selalu dirundung kesedihan. Ketika bersedih si Kabayan masih menyisakan senyuman sebab menyadari bahwa setelah kesedihan akan terbit kesenangan.  Sebaliknya, ketika menghadapi kesenangan, dia pun tak pernah tenggelam secara berlebihan dalam kesenangan tersebut. Ia sadar bahwa kesenangan tidak akan selalu langgeng. Di depan telah menunggu keadaan sebaliknya.

Itulah sekelumit hikmah yang saya rasakan hari ini setelah sekian puluh tahun mendapat dongeng berharga dari nenek saya. Semoga hikmah yang sama juga dapat diraskan oleh pengunjung TipsMencariJodoh.com sekalian.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*