Syukurilah, Banyak Kesuksesan yang Telah Kita Raih

Syukurilah, Banyak Kesuksesan yang Telah Kita RaihSering saya mendengar, “Saya ingin sukses seperti Dia..!”. Yakinkah Anda bahwa memang dia sukses luar dalam seperti yang Anda impikan? Bisa jadi orang yang Anda sangka sukses secara materi, tapi tak diakui sukses oleh orang2 yang ia cintai..

(Jaya Setiabudi)

Ya, Selama ini banyak kesuksesan yang terjadi di lingkungan kehidupan kita, tapi kita tidak menilainya sebagai sebuah kesuksesan. Menurut motivator Jaya Setiabudi kesuksesan lebih banyak diukur dengan limpahan materi. Orang kaya dinilai berdasarkan banyaknya harta. Orang berhasil hanya ditaksir dengan pangkat, kedudukan, atau jabatan yang sedang disandangnya. Kita lupa bahwa kesuksesan utama terletak pada keberhasilan kita dalam berbagi cinta dan kasih sayang dengan orang-orang di sekitar kita.

Dalam pandangan Penulis Kitab Anti Bangkrut ini, seorang sopir bisa lebih sukses dalam hidupnya dibandingkan dengan seorang CEO perusahaan multinasional yang bergaji jutaan dollar per bulannya. Si sopir yang hanya berpendapatan paspasan dikatakan sukses karena bisa pulang tepat waktu dan disambut oleh anak istrinya bak seorang pahlawan. Ia bisa menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar terhadap orang-orang yang dikasihinya. Ia begitu dicintai oleh anak istrinya.

Sang CEO perusahaan multinasional tadi memang sukses dalam meraih jenjang karier puncaknya, tapi dia tidak berdaya dalam memanajemen rasa tanggung jawabnya terhadap anggota keluarganya. Istrinya pergi dengan lelaki lain karena nyaris tidak pernah disentuhnya. Ia begitu menjadikan karier dan jabatannya sebagai kiblat utama dalam hidupnya.

Ya, keberhasilan atau kesuksesan dalam meniti kehidupan memang multitafsir. Sejauh mata memandang kita berhadapan dengan aneka keberhasilan yang telah diraih oleh orang per orang. Sekarang giliranmu untuk memilih lalu menentukan sendiri definisi kesuksesan tersebut. Setelah sukses meraih jodohmu, apakah selanjutnya kamu tentukan sukses semata-mata dalam kariermu ataukah dalam pelayanan kasih sayang dengan keluargamu?

Kita tentu berharap agar kedua jenis keberhasilan tersebut bisa sekaligus diraih. Tapi, dalam kondisi tertentu kita akan dihadapkan dalam dua pilihan sulit antara sukses meniti karier ataukah sukses membina keutuhan keluarga. Saya tidak tahu, opsi yang mana yang akan kamu pilih. Tapi, khususon bagi saya, akan lebih memilih sukses membina keutuhan keluarga.

Bagi para jomblowan, ketika kelak kamu sudah berumah tangga, jika istrimu tidak begitu cantik tapi begitu care pada dirimu dan anak-anakmu, itu artinya kamu telah menjadi manusia sukses, bahkan, paling sukses di seantero kolong langit ini. Kamu telah berhasil bersanding dengan seseorang yang tingkat kepeduliannya kepada keluarga begitu diimpikan banyak orang.

Bagi para para jomblowati juga demikian. Jika di masa depan kamu telah berhasil bersanding dengan seorang lelaki yang tidak ganteng dan berpenghasilan paspasan tapi begitu penuh perhatian kepadamu dan anak-anakmu, maka kamu bisa dikategorikan sebagai seorang perempuan sukses. Berjibun lelaki cuma manis di mulut, berselingkuh, dan tidak perhatian kepada anak dan istrinya. Jadi, kamu adalah istri paling sukses di jagat raya ini.

Seperti yang telah diungkapkan oleh Jaya Setiabudi, kesuksesan sesungguhnya telah, sedang, dan bakal banyak terjadi dalam kehidupan kita. Sayangnya, kita hampir selalu melupakannya. Jangan silau dengan kesuksesan orang lain sebab sesungguhnya kamu pun telah merasakan suksesnya dalam kehidupan ini.

Syukurilah, sebab begitu banyak kesuksesan yang telah kita raih!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*