Siapa yang Berjalan di Jalannya akan Sampai Tujuan

Siapa yang Berjalan di Jalannya akan Sampai TujuanDari anak saya yang sedang menuntut ilmu di Pondok Modern Gontor, saya mendapat oleh-oleh sebuah pepatah berbahasa Arab. Bunyi lengkap pepatah itu: “Man saara ala darbi washala.” Jika diterjemahkan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia, pepatah itu bermakna, “Barangsiapa berjalan di jalannya maka akan sampai ke tujuan yang dicita-citakannya.”

Haqul yaqin, siapa pun akan sampai pada tujuan yang dicita-citakannya. Selama kita mampu mematutkan diri, maka kita akan sampai pada impian kita. Seberapa mustahil pun cita-cita itu akan bisa kita raih. Kuncinya terletak pada kesungguhan dalam berupaya dan berikhtiar.

Tuhan yang Mahaadil akan menilai setiap keberhasilan kita berdasarkan dari kesungguhan kita. Berdasarkan pada pergerakan kita di jalan yang tepat. Artinya, konsistensi kita dalam berkorban demi meraih harapan itu turut menjadi pertimbangan-Nya.

Jika diibaratkan pada sebuah pertandingan sepakbola, Tuhan akan memenangkan kesebelasan yang memiliki tingkat kesungguhan dalam melakukan latihan. Bukan mustahil kesebelasan lokal Indonesia bisa mengalahkan kedigjayaan Real Madrid selama kesebelasan lokal tersebut tingkat persiapan serta level konsistensinya dalam berlatih keras jauh melebihi kesebelasan negeri matador tersebut.

Man saara ala darbi washala juga berlaku untuk urusan jodoh. Dengan kata lain, yang menentukan kualitas jodoh kita itu sesungguhnya diri kita sendiri. Seperti apakah jodoh yang kau inginkan? Apakah secantik Marissa Nasution dengan hati sesalihah Siti Aisyah-kah? Pendek kata, seperti apa pun jodoh yang diidamkan, sesungguhnya kitalah yang menentukannya. Kuncinya adalah tingkat istiqamah kita terus berjalan dan berikhtiar pada track atau jalur yang  tepat menuju ke arah jodoh yang kita idamkan.

Man saara ala darbi washala: “Barangsiapa berjalan di jalannya maka akan sampai ke tujuan yang dicita-citakannya!”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*