Setia terhadap Istri, Harga Mati!

Setia Istri, Harga Mati!Tiba-tiba saja istri saya mengumandangkan sebuah maklumat. Katanya, “Setia kepada istri adalah harga mati!” Terus terang pemeo seperti itu lebih sering saya lihat di kesatuan-kesatuan tentara. Ya, itu merupakan plesetan dari “NKRI Harga Mati!” 

Apakah maklumat itu merupakan ancaman agar saya tidak berani berbuat yang macam-macam ataukah petuah agar saya bisa menikmati keberhasilan dalam meniti kehidupan berumah tangga dengannya? Wallahualam bissawab.

Lebih lanjut istri saya membeberkan mengenai maklumatnya secara terperinci laksana butir-butir Pancasila yang saya dapatkan ketika Penataran P4 puluhan tahun silam. Katanya, istri merupakan hoki tersendiri bagi para suami. Orang-orang yang menelantarkan istrinya sama dengan memadamkan keberhasilan hidupnya sendiri.

Ada benarnya hal yang disampaikan istri saya tersebut. Saya perhatikan, tetangga saya yang pergi bertahun-tahun tanpa mengurusi anak istrinya tak menunjukkan tanda-tanda keberhasilan dalam hidupnya. Ketika pulang tidak membawa apa-apa, kecuali celana yang dipakainya. Untung masih lengkap dengan isinya.

Jadi, jika kelak kamu telah berumah tangga kemudian terbersit pikiran untuk meninggalkan istrimu begitu saja, maka urungkanlah niat buruk tersebut. Seburuk-buruknya istri kita pasti mengandung banyak manfaat. Makanya jangan mencoba untuk mengabaikannya. Pepatah mengatakan, Di balik Pria yang Hebat terdapat Wanita yang Kuat.

Perhatikan orang-orang sukses di sekelilingmu. Mereka dapat meraih prestasi dalam hidupnya karena care terhadap istrinya. Kisah orang-oramg ternama serta biografi para pemimpin dunia senantiasa menggoreskan peran besar para pendamping hidup mereka.

Memang tak ada pilihan lain dalam meniti kegemilangan karier kecuali peduli dan peduli terhadap istri kita. Mengabaikan istri identik dengan menggali lubang untuk menguburkan keberhasilan kita selama-lamanya.

One Comment

  1. ya itu yang benar..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*