Selingkuh Itu Virus Sangat Mematikan

Selingkuh Itu Virus Sangat MematikanSaya sangat tidak terima dengan perlakuan orang-orang yang telah menyakiti hati pasangannya masing-masing. Bayangkan, pasangannya itu bukan sekedar dilukai hatinya, hidupnya pun disia-siakan.

Minggu kemarin ada seorang ibu dua anak yang datang ke kantor saya. Suaminya melakukan tindak perselingkuhan dengan seorang perempuan yang sudah tidak sendiri lagi. Setelah itu si suami dipenjara karena diadukan ke polisi oleh pasangan hidup selingkuhannya itu.

Kini, si ibu itu harus menanggung biaya hidup dua anaknya sekaligus menghidupi suaminya yang sedang mendekam di penjara. Ketika saya tanya alasan dia mempertahankan suaminya itu. Dia mengatakan bahwa semua orang pasti pernah khilaf. Karenanya dia memaafkan perbuatan menyakitkan suaminya itu.

Saya geleng-geleng kepala mendengarnya. Ternyata masih ada perempuan yang berpikiran seperti itu. Padahal, jika menuruti kemauan hatinya, bisa saja suaminya itu ditinggalkannya. Apa yang dapat diperoleh dari dirinya? Memberikan nafkah tidak. Membantu meringankan beban rumah tangga juga tidak. Malah sebaliknya, suaminya itu saat ini menjadi beban hidup bagi dirinya.

Saya stop sampai di sini penilaian terhadap ibu dua anak tersebut. Silakan hadirin pengunjung blog TMJ memberikan penilaian sendiri-sendiri kepadanya. Saya hanya akan mengingatkan kepada teman-teman yang kebetulan memiliki bentuk jenis kelamin sama dengan saya. Pahami, betapa beratnya beban yang akan ditanggung oleh pasangan kita manakala kita melalukan tindakan selingkuh. Lebih-lebih jika perselingkuhan itu dilakukan dengan seseorang yang telah bersuami.

Ketika tindakan tidak senonoh itu diadukan kepada polisi oleh suami selingkuhan kita, maka penderitaan yang dialami oleh keluarga kita itu pun telah dimulai. Istri akan banting tulang guna menghidupi anak-anak kita. Kita pun kemudian akan menjadi beban hidup dirinya. Pokoknya, nikmat sesaat itu mudaratnya akan dirasakan seumur hidup oleh istri, anak-anak kita, termasuk kita sendiri.

Makanya saya selalu mengidentikkan perselingkuhan itu dengan virus sangat mematikan. Penyakit yang diakibatkan oleh virus-virus yang lain masih bisa dicarikan penangkalnya. Penyakit karena virus selingkuh? Tentu, sangat sulit untuk dicarikan obatnya.

Alangkah baiknya kita senantiasa mengingat hal yang tidak mengenakkan ini sebelum melepas hasrat syahwat kita. Semoga Tuhan menjauhkan diri kita dari tindak perselingkuhan; menjauhkan kita dari setiap perbuatan zina. Amien!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*