Selaraskan Bahasa Tubuhmu

body languageMenurut seorang konselor perkawinan, Adriana S. Ginanjar, bahasa tubuh merupakan aspek penting dalam menyampaikan pesan. Orang-orang lebih banyak mempercayai bahasa tubuh kita tinimbang pesan lisan yang kita sampaikan. Oleh sebab itu, hati-hatilah dengan bahasa tubuh kamu.

Si dia bisa saja lebih cermat membaca bahasa tubuh kamu. Sekalipun sejuta kata telah kamu lontarkan dari mulutmu sendiri akan tetapi bahasa tubuhmu tidak cukup mendukungnya, jangan berharap kamu akan mendapatkan respons positif dari dirinya. Cobalah kamu minta tolong kepada seseorang dengan nada suara tinggi, pasti kamu akan mendapati dia menjalankan apa yang kamu inginkan tetapi ekspresi wajahnya penuh dengan ketidakikhlasan.

Sekali lagi saya ingatkan, hati-hatilah dengan bahasa tubuhmu. Saat berkomunikasi dengan si dia, dengan bapaknya, dengan sanak saudaranya, dengan siapa pun, perhatikan bahasa tubuhmu agar selaras dengan maksud dan keinginanmu.

Lantas bagaimana dengan bahasa tubuh yang dimaksud agar sesuai dengan pesan yang kamu sampaikan. Adriana S. Ginanjar lebih jauh menjelaskan sebagai berikut.

Lakukan Kontak Mata
Kontak mata saat berbicara dengan si dia menunjukkan bahwa kamu memiliki minat terhadap isi pembicaraannya. Oleh sebab itu, ketika berkomunikasi dengannya, seringlah melakukan kontak mata. Jangan sekali-kali berbicara dengan si dia tetapi pandangan mengarah ke tempat lain. Sekalipun demikian, bukan berarti kita harus terus menerus menatap si dia. Bagaimanapun orang akan merasa risih kalau terus menerus dipandangi seperti itu.

Gunakan Nada Suara Rendah
Nada suara yang tinggi bisa membuat lawan bicara kita merasa terintimidasi. Rendahkan suara kamu saat berbicara dengan si dia. Asal tahu saja, pertengkaran sering terjadi gara-gara salah satu di antara pasangan menyampaikan pesan dengan suara meninggi.

Sadarkah bahwa selama ini nada suaramu selalu tinggi saat berbicara. Tentu saja yang mengetahui dengan pasti hanyalah lawan bicara kita. Oleh karena itu, sering-seringlah bertanya kepada lawan bicara kita, terutama si dia, apakah nada suaramu selama ini cukup tinggi? Kalau dijawabnya “biasa-biasa saja”, maka kamu cukup “aman” untuk berbicara dengan siapa pun. Bila nada suaramu cukup tinggi, ya berlatihlah untuk menurunkannya.

Tunjukkan Ekspresi Wajah Positif
Siapa sih yang senang berkomunikasi dengan seseorang yang selalu memasang wajah cemberut. Gak ada khan? Memasang ekspresi wajah seperti itu mengesankan bahwa kamu adalah orang yang arogan dan sangat tidak bersahabat. Orang mungkin akan berpikir dua kali untuk bisa berbincang-bincang dengan kamu.

Ya, ada kalanya berat masalah yang kamu tanggung membuat kamu enggan tersenyum. Mengapa justru masalah itu yang mengikat kamu? Bukankah justru lebih baik kamu yang mengikatnya dengan senyuman manismu.

Cobalah tetap tersenyum sekalipun mood kamu sangat tidak mendukungnya. Aura postif akan segera menyebar dan menular kepada orang lain jika kamu tersenyum.Si dia pun dijamin akan merasa nyaman berada di sisimu.

Perhatikan Postur Tubuh
Bila sedang dilanda rasa tidak percaya diri, kadang kamu berusaha menutupinya dengan postur tubuhmu sendiri. Terus terang saja, orang-orang akan merasa tidak nyaman dengan upayamu itu. Mereka akan menangkapnya sebagai isyarat bahwa kamu memang introvert, seolah menutup diri. Kenalilah postur tubuhmu. Bila perlu sering-seringlah mengubahnya agar proses komunikasimu dengan orang-orang, terutama si dia, terasa lebih mengalir lancar.

Berikan Sentuhan
Nilai sentuhan kadang terasa lebih berharga dibandingkan dengan apa pun. Usapan di bahu ataupun belaian di kepala akan dirasakan sebagai bentuk perhatianmu terhadapnya sehingga si dia pun merasa tenang dan nyaman berdekatan denganmu.

Sentuhan merupakan kebutuhan dasar paling hakiki manusia. Kita sudah terbiasa dengan sentuhan sejak bayi. Ketika si dia sedang emosi, kata-kata terkadang hanya akan mengobarkan nyala api amarahnya. Gantikan saja itu semua dengan sentuhan paling lembutmu.

Lakukan Kebaikan Kecil Setiap Hari
Cobalah bawakan dia cemilan kesukaannya atau tiap malam ucapakan selamat tidur lewat SMS. Lakukan kebaikan-kebaikan kecil ini dengan sepenuh hati setiap hari sebagai bentuk adanya perhatian kamu kepadanya. Meskipun tampak sepele, kebaikan-kebaikan kecil tersebut akan berdampak besar terhadap jalinan kasih sayang di antara kalian berdua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*