Ketika Teman Sosmed-mu Menggoyahkan Komitmen

Ketika Teman Sosmed-mu Mulai Menggoyahkan KomitmenmuJodoh sudah di depan mata. Tanggal pernikahan sudah ditentukan. Tapi, ya Allah, godaan yang datang derasnya minta ampun. Saat bersosialisasi di sosial media (sosmed), kok teman yang satu ini tiba-tiba tanpa permisi memasuki relung hati kita yang paling dalam. Siang malam terbayang-bayang. Satusnya di faceboook atau kicauannya di twitter selalu menarik hati. Apalagi dia tak bosan-bosannya tebar pesona lewat foto-fotonya di sosial media itu. Tuhan, tanggal pernikahan kami tinggal menghitung hari. Tapi, mengapa hati ini justru terpikat oleh yang lain?

Mungkin kamu sedang merasakan dilema tersebut pada akhir-akhir ini. Permohonanmu kepada Tuhan agar didekatkan jodoh telah dijawab-Nya. Ketika komitmen telah dibangun bahkan ketika kaki telah melangkah ke arah yang lebih serius lagi, tiba-tiba saja muncul seseorang yang kemudian menjadi penumpang gelap kalbumu. Rasa sayangmu pada kekasihmu pun nyaris tergerus erosi. Kamu pun terjebak dalam putaran angin beliung yang sangat dahsyat.

Kawan, inilah salah satu tantangan yang harus kamu hadapi. Kenyataan ini bukan problemamu semata. Masih ada sekian juta manusia yang mengadapi masalah yang sama denganmu.

Bola panas itu sedang berputar di tanganmu. Mampukah kamu bertahan dengan godaan itu? Atau justru sebaliknya, kamu terbawa hanyut oleh arus deras godaan tersebut.

Lantas, bagaimana sebaiknya kamu mengambil sikap? Kalau saya diperbolehkan memberi saran, sebaiknya kamu mulai menyeleksi semua teman di sosial media itu. Siapa saja di antara mereka yang selama ini cenderung menyebabkan getaran gaib dalam hatimu? Jika kamu telah menemukan jawaban atas pertanyaan itu, maka jangan ragu-ragu untuk segera memutuskan pertemanan dengan orang-orang tersebut.

“Wah, kalau begitu, kita telah memutuskan tali silaturahmi, dong.”

Kesimpulan itu bisa dikatakan benar. Tapi, jika “silaturahmi” itu telah menggoyahkan hatimu terhadap pilihan jodohmu sendiri, untuk apa dipertahankan? Ini memang opsi yang paling ekstrem. Namun, jika kamu memilihnya, insya Allah, komitmen yang telah dibangun akan selamat. Bahtera rumah tangga yang lama kamu idam-idamkan itu akan segera tercapai.

Saya kira itu saja resepnya untuk mengatasi kegalauan hatimu menjelang tanggal pernikahanmu itu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*