Rasa Nyaman dan Perhatian: Kunci Sukses Sebuah Hubungan

Kunci Sukses Sebuah HubunganSaya teringat sepasang burung dara saya yang kabur. Entah apa yang terlintas dalam benak kedua burung kesayangan saya itu. Yang pasti, keduanya sudah enggan kembali ke kandangnya yang sudah saya siapkan. Mungkinkah burung dara itu telah kehilangan rasa nyaman dan perhatian dari saya?

Ya, kedua kata itu menjadi segala-galanya karena menjadi kunci sukses dalam sebuah hubungan. Hilangnya rasa nyaman dan perhatian bisa menjadi pemicu bruh-brahnya sebuah ikatan. Dalam hubungan antara manusia dengan hewan saja bisa timbul konflik, lebih-lebih dalam sebuah ikatan sesama manusia. Jadi, bila saat ini hubungan kamu dan pasanganmu sedang berhadapan dengan sebuah dilema besar, coba kaji kembali hadirnya kenyamanan dan perhatian di antara kalian berdua.

Berbicara tentang rasa nyaman, John Alanis penulis buku Women Approach You, mengungkapkan bahwa kenyamanan bagi seorang wanita bersumber dari rasa aman dan rasa terlindungi oleh pasangannya. Rasa nyaman tersebut akan meningkat menjadi rasa nyaman sejati manakala kita bisa mengubah realitas yang ada menjadi sebuah hasil sebagaimana yang diharapkan oleh pasangan kita itu.

Kunci sukses lainnya dalam membina sebuah hubungan terletak pada perhatian kita terhadap pasangan. Namun demikian, menurut Jennine Estes, seseorang barulah dapat memberikan perhatian kepada pasangannya jika ia telah mampu memperhatikan dirinya sendiri. Jenifer menganalogikan hal ini dengan prosedur keselamatan penerbangan bagi penumpang yang membawa balita. Jika terjadi situasi darurat, yang pertama-tama harus menggunakan masker oksigen adalah ibu si balita tersebut. Mengapa? Karena si ibu tadi baru bisa menyelamatkan anaknya jika ia dalam kondisi telah mampu menyelematkan dirinya sendiri. Bagaimana mungkin ia bisa memasangkan masker oksigen ke mulut anaknya sementara ia sendiri dalam kondisi terengah-engah kekurangan oksigen.

Dengan demikian, wahai para pejantan sejati, mampukah Anda memberikan perhatian terhadap diri Anda sendiri? Jika masih belum mampu, jangan pernah bermimpi bisa memberikan perhatian penuh kepada pasanganmu.

Perhatian pribadi menyangkut kepentingan secara fisik, mental, spiritual, termasuk membina hubungan dengan lingkungan sekitar. Untuk kebugaran fisikmu, silakan melakukan kegiatan olah raga, makan yang tertatur, menghindari rokok dan minuman keras. Demi kesehatan mental, kamu bisa melakukan aktivitas yang terhindar dari stress berlebihan. Sementara aspek spiritual bisa dilatih dengan melakukan kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan lainnya. Dan yang tak kalah pentingnya adalah membina hubungan silaturahmi dengan lingkunganmu baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan tempat tinggalmu. Itulah aspek-aspek utama yang bisa meningkatkan performance-mu sehingga kamu benar-benar bisa fight dalam memberikan perhatianmu kepada pasangan.

Perhatianmu yang tulus akan berdampak terhadap kehadiran rasa aman dan nyaman dalam hubungan kalian berdua. Itulah yang menjadi kunci kesuksesan sebuah hubungan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*