Permohonan Maaf Tidak Akan Melunturkan Harga Diri Kita

Permohonan Maaf Tidak Akan Melunturkan Harga Diri KitaKita mungkin perlu banyak belajar kepada Cristiano Ronaldo tentang cara menyampaikan maaf kepada seseorang. Dengan rendah hati dan melupakan nama besarnya, pesepak bola dari kesebelasan Real Madrid ini menyampaikan permohonan maaf kepada seorang gadis yang menjadi suporter dalam pertandingan yang diikuti bintang sepak bola dari Portugal tersebut.

Peristiwanya terjadi pada Sabtu 2 November lalu dalam lanjutan pertandingan La liga antara Rayo Vallecano lawan Real Madrid. Bola yang ditendang oleh Ronaldo melenceng keras ke luar lapangan hingga sampai ke tribun penonton lalu membentur sang gadis suporter tersebut. Lumayan pusing tampaknya si gadis itu. Sang ayah yang mendampinginya berkali-kali mengusap kepala si suporter malang tersebut.

Ketika wasit meniup pluit panjang tanda pertandingan telah usai, Ronaldo pun dengan kebesaran jiwanya menyampaikan permohonan maaf kepada suporter tersebut. Ia membuka kostum kesayangannya lalu menghadiahkannya kepada si gadis itu.

Kawan, tidak sedikit di antara kita yang tak berjiwa besar. Begitu berat rasanya untuk menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan yang telah kita lakukan. Terlebih jika kita merasa bahwa kita sedang menyandang nama besar. Apakah itu disebabkan oleh jabatan, keturunan, kekayaan ataupun status sosial yang sedang kita nikmati.

Alih-alih menyampaikan permohonan maaf, kita malah menyalahkan atau mencari-cari kesalahan orang yang telah kita zalimi itu. Jika kita merupakan salah satu di antara mereka, maka jangan berharap nama besar yang sedang kita sandang itu akan memberikan manfaat serta maslahat dunia akhirat.

Nama besar bukan disebabkan oleh status sosial, kekayaan, atau jabatan yang kita sandang, melainkan diakibatkan oleh prilaku atau sikap rendah hati kita.

Sikap rendah hati tidak akan melunturkan nama besar kita. Justru sebaliknya, sikap rendah hati dapat meningkatkan pamor kebesaran jiwa kita.

Sekali lagi saya sampaikan, jika  rasa sombong masih menyelimuti jiwa kita, mari kita belajar banyak kepada Cristiano Ronaldo tentang sikap rendah hati. Mari bertafakur dan mulai bertanya kepada hati kecil kita. Siapa tahu, penyebab kian menjauhnya jodoh kita, salah satu diantaranya adalah miskinnya sikap rendah hati kita.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*