Pengantar Kesuksesan Itu Bernama Kemauan dan Kerja Keras

Kemauan Keras dan Kerja Keras Kata Kunci Keberhasilan KitaAhad pagi 15 Desember 2013 udara cerah memenuhi halaman Gedung Robitoh Pondok Modern Gontor Ponorogo yang luas itu. Dalam balutan cahaya ramah sang mentari, saya menyaksikan sendiri bagaimana K.H. Syukri Zarkasyi melakukan latihan terapi. Dengan tekun Beliau melakukan setiap instruksi yang disampaikan oleh dua orang ustad yang mendampinginya. Sesekali Beliau berdiri dari kursi rodanya sambil melakukan gerakan-gerakan ringan, antara lain, mengangkat kedua tangan secara bergantian.

Pada tahun 2012 Pimpinan Pondok Modern Gontor itu terserang stroke sehingga sempat mengalami perawatan di Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Setiap kali menjenguk anak saya yang sedang menuntut ilmu di pondok modern tertua di Indonesia itu, saya berusaha meluangkan waktu untuk melihat perkembangan kesehatan Beliau. Sekalipun hanya sebatas menjumpai Beliau di Lapangan Hijau atau di Halaman Gedung Robitoh saat Beliau melakukan latihan terapi.

Dalam penilaian saya, perkembangan kesehatan Beliau dari waktu ke waktu sungguh mengalami kemajuan luar biasa. Tentu hal itu terjadi karena didasari oleh kemauan keras serta kerja keras Beliau agar dapat sehat seperti sedia kala.

Jumlah Santri Pondok Modern Gontor sekitar 17.000 orang. Mereka tersebar di pondok pusat dan di pondok cabang mulai dari Ponorogo, Ngawi, Kediri, Banyuwangi, Magelang, Lampung, Riau, Padang, bahkan sampai di Konawe Sulawesi Tenggara. Mereka semua menjadi tanggung jawab Beliau. Hal inilah yang menjadi dasar kemauan keras Beliau untuk segera sehat.

Kemauan keras dan kerja keras merupakan dua kata kunci sukses kita, di samping doa yang tentunya kita panjatkan ke hadirat-Nya. Tanpa kedua kata kunci tersebut, tampaknya perjuangan yang kita lakukan akan kehilangan nyawanya.

Dalam segala hal kita memerlukan kemauan keras dan kerja keras. Baik itu untuk urusan karier, pencapaian rezeki, bahkan untuk urusan jodoh sekalipun.

Tentang kemauan keras dan kerja keras, kita perlu belajar banyak dari keteladanan Kiyai Syukri Zarkasyi. Saya telah menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri bagaimana kedua kata kunci itu dilaksanakan secara istiqamah oleh satu dari tiga Pimpinan Pondok Modern Gontor tersebut. Saya juga telah melihat keberhasilannya.

Semoga Allah SWT tetap menyalakan api semangat dalam sanubari Kiyai Syukri sehingga ke depan Beliau dapat kembali sehat seperti sedia kala.

Semoga semangat dan kemauan keras yang disertai kerja keras senantiasa menyertai kita dalam pencapaian cita-cita yang telah kita tetapkan. Termasuk di dalamnya pencapaian jodoh kita.

Amien yaa rabbal alaimen!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*