Pelajaran Kedisiplinan, Kesetiaan, dan Kesuksesan dari Tukul Arwana

Tukul ArwanaTukul Arwana; siapa sih yang tak kenal namanya? Setiap malam jutaan pemirsa di seluruh penjuru tanah air  setia menanti banyolannya. Guyonan yang sekilas tampak enteng itu, sesungguhnya dipersiapkan sematang mungkin. Dia banyak belajar dengan banyak membaca buku dan mengikuti perkembangan ranah politik, sosial, dan budaya dengan browsing di internet. Coba bayangkan, seandainya dia tidak berdisiplin seperti itu, kemungkinan posisinya sudah tergantikan oleh para pelawak lain.

Setelah belajar dari kesuksesan Tukul Arwana, marilah kita tengok ketidaksuksesan sosialita lainnya. Masih ingatkah dengan vokalis group Kangen Band? Ya, kariernya hanya seusia jagung saja. Ketika namanya melejit, ia terbuai dengan keberhasilan semunya. Lalu, tergoda dengan jeratan narkoba dan bujuk rayu wanita. Sesudah itu, rumah tangganya berantakan. Maka, selesailah masa kegemilangannya. Ya, hanya sampai di situ saja jejang karier keartisannya.

Hidup tanpa disiplin, akhirnya menyeret sang vokalis pada ketidaksuksesan berumah tangga dan ketidaksuksesan pada karier bermusiknya. Padahal, dengan sangat tertatih-tatih ia membangun semua kesuksesan itu. Kini, semua hilang bagai ditiup puting beliung: Gone with the wind.

Apa yang menimpa vokalis Kangen Band dan Tukul Arwan sungguh sangat kontradiktif. Sang vokalis tidak mampu menata hati ketika bergelimang harta atas jerih payahnya. Sementara itu, Tukul Arawan mampu tetap konsisten dengan apa yang dijalaninya. Hngga hari ini, dan semoga demikian selamanya, kesuksesan berkarier tidak menutup mata hati Tukul Arwana hingga mengubah gaya hidupnya. Istrinya dari dulu hingga sekarang ya tidak bertambah ataupun berkurang. Masih tetap setia kepada seorang perempuan yang disapanya Susi Similikiti itu.

Godaan hidup memang sering melanda manakala kita berada dalam puncak kesuksesan. Jika kita tidak sanggup bertahan dari segala godaan, hidup akan berakhir pada titik antiklimaks.

Bagi kalian yang saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan tambatan hati, semoga perjuanganmu segera membuahkan hasil. Semoga jodohmu bisa segera diajak ke KUA, lalu kalian berikrar untuk saling setia hingga ajal memisahkan kalian berdua. Semoga kesuksesan dalam meniti rumah tangga dapat diraih dengan gemilang. Namun demikian, ketika hidupmu berada di puncak karier paling gemilang, jangan sampai melupakan pasangan hidupmu. Ingatlah masa-masa penuh penderitaan yang dialami berdua ketika kereta rumah tanggamu mulai melaju. Ingatlah masa-masa tersebut. Sebab, dengan cara demikianlah, pandanganmu akan tetap lempang ke depan dan tidak akan tergoda untuk saling mencampakkan.

Tukul Arwana adalah sosok yang berhasil dalam karier serta berhasil membina rumah tangganya. Kita harus bercermin kepadanya. Kita harus banyak belajar kepada kesuksesannya.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*