Nasib Anak Kucing

anak kucingPerjalanan saya dari Cilangkap ke Jatirangga harus terhenti di kawasan Kramat Ganceng. Tiga ekor anak kucing yang busil menghadang Kijang Super yang sedang saya kendarai. Ketiganya tampak berkeliaran di tengah jalan tanpa menyadari bahaya yang mengancam keselamatan dirinya. Siapakah orang tua ketiga anak kucing itu? Kok teganya membiarkan anak-anaknya berkeliaran di jalanan. Dasar binatang!

Jika kita renungkan lebih mendalam, ungkapan sangat kasar yang saya lontarkan di atas sesungguhnya saat ini berlaku juga untuk beberapa oknum manusia. Bagaimana saya tidak menyepadankan orang dengan binatang, wong saat ini banyak sekali orang tua yang menelantarkan lahir batin anak-anaknya.

Para oknum itu hanya mengedepankan kebahagiaan dirinya, sementara kepentingan anak yang menjadi bagian dari perkawinan itu tak digubris sama sekali.

Ketika konflik berlangsung dalam rumah tangga, mereka mengambil jalan pintas dengan tidak memperhitungkan sama sekali dampak negatif yang dialami oleh anak keturunannya. Perceraian seakan menjadi pilihan akhir. Ada pula yang melampiaskan amarah terhadap pasangannya dengan cara menganiaya darah dagingnya sendiri. Masya Allah!

Saya sangat berharap kepada Anda yang sedang menyiapkan pernikahan agar menjadikan kebahagiaan anak-anak Anda kelak sebagai fokus perhatian utama. Ketika rumah tangga yang Anda berdua bina mengalami keretakan atau sedikit gesekan, tolong agar konflik tersebut tidak diketahui oleh anak-anak Anda.

Selesaikan setiap permasalahan yang Anda berdua hadapi dengan selalu menempatkan kepentingan anak di atas segala-galanya. Biarkan media massa sepi dengan berita-berita penganiayaan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak kandungnya sendiri. Biarkan anak-anak tumbuh dengan berbekal kasih sayang kita. Jadikan kasih sayang terhadap anak-anak sebagai pakta integritas sebelum Anda berdua menempuh mahligai rumah tangga.

Semoga anak-anak Anda tidak bernasib sama dengan tiga anak kucing yang yang saya temui di jalan dekat Pekuburan Kramat Ganceng tempo hari.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*