Melacak Mantan, Awas Kebablasan!

Melacak keberadaan sang mantan silakan saja. Kemajuan teknologi informasi memungkinkan bagi siapa pun untuk melakukan hal tersebut. Kita bisa menelusurinya di sosial media serta jejaring berbasis internet lainnya.

Sumber: SheKnows

Tak perlu malu jika hingga hari ini kamu masih terus menelusuri dan melacak keberadaan dirinya. Tak perlu ragu untuk mengetahui siapa pacar barunya. Silakan cari tahu. Sebab, bukan kamu saja yang melakukan hal itu. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 1.890 responden oleh Lovehoney, sebanyak 64 persen mengaku pernah melakukan penelusuran terhadap keberadaan mantan pacarnya melalui facebook dan twitter.

Kenangan cinta pertama nan tak terlupakan menyebabkan mereka melakukan semua itu.  Apakah ini perselingkuhan? Saya belum bisa berkesimpulan seperti itu. Tapi, walau bagaimanapun kita perlu memberikan rambu-rambu yang tegas sebagai batasan agar kita tidak kebablasan.

Cinta pertama memang indah untuk dikenang. Tapi, cinta terakhir adalah kenyataan. Yakini bahwa yang terakhirlah sesungguhnya yang terindah. Makanya, kalaupun melacak keberadaan mantan pacar, jadikan saja sekedar have fun. Jangan lebih dari itu. Jangan biarkan perasaan kita terombang-ambing hingga lupa daratan. Lupa terhadap kenyataan bahwa kita telah memiliki seorang kekasih yang selama ini begitu memperhatikan kita.

Hidup memang penuh pilihan. Tetapi, akan jauh lebih bijak jika pilihan itu dijatuhkan pada kenyataan yang sedang kita hadapi.  

Jangan biarkan nostalgia masa lalu meracuni kehidupan kita hari ini. Jangan padankan romantika masa lalu dengan kenyataan pada hari ini. Sudah lain alam dan pelakunya. Jangan biarkan diri kita kebablasan karena terobsesi kenangan lama bersama sang mantan.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*