Man Saara Ala Darbi Washala

Man Saara Ala Darbi WashalaAda satu pepatah berbahasa Arab yang saya peroleh dari anak saya yang saat ini tengah menempuh pendidikannya di Pondok Modern Gontor. Pepatah itu berbunyi “Man saara ala darbi washala”. Jika diartikan secara bebas pepatah tersebut bermakna: “Barangsiapa mau berjalan, maka akan sampai pada tujuannya.” Dengan kata lain, jika kita mau bergerak berjalan menempuh jalan cita-cita kita, pada akhirnya cita-cita itu akan tercapai.

Setiap orang hidup dan berkembang dengan mimpi dan cita-citanya masing-masing. Mimpi atau cita-cita tersebut begitu kuat tertanam dalam pikiran. Mimpi itu menjadi visi hidup kita untuk masa mendatang. Pertanyaannya, apakah mimpi tersebut akan kita biarkan sekedar jadi mimpi belaka; apakah cita-cita tersebut akan kita biarkan sekedar jadi angan-angan? Tentu tidak, Sebab, kita berharap semua impian tersebut bisa menjadi sebuah kenyataan.

Siapa pun kamu, apakah seorang pengejar mimpi menjadi pengusaha sukses, mungkin juga bercita-cita menjadi seorang jenderal, menteri, presiden, atau sekedar menjadi lurah di kampungmu sendiri. Pokoknya siapa saja yang memiliki sebuah mimpi berkewajiban untuk segera bangkit lalu berdiri dan memulai mengejar impiannya. Saya rasa bentuk tindakan nyata dalam mewujudkan mimpi menggapai jodohmu pun harus demikian.

Ayahmu dahulu ketika mengejar cinta ibumu rintangannya mungkin lebih berat dapipada kamu. Sarana komunikasi waktu itu sangatlah kurang variatif. Mungkin dia menuliskan pesan cinta rahasianya hanya sebatas pada dinding kamar mandi sekolah. Itu pun untung kalau sempat terbaca oleh ibumu. Cara lain yang mungkin digunakannya adalah dengan menulis sepucuk surat. Lebih dari semalam dia harus mengencerkan otaknya agar beroleh inspirasi yang jitu. Sehingga, ia bisa merangkai kata-kata penuh penghayatan agar cintanya bisa diterima dengan baik oleh ibumu. Jika ia frustasi, bisa jadi surat itu dimasukkannya ke dalam botol lalu dihanyutkan ke sungai. Dengan harapan, pesan cintanya bisa sampai kepada orang yang dicintainya itu. Sungguh ribet memang.

Bandingkan dengan sekarang. Sarana komunikasi begitu banyaknya. Kamu bisa nembak gebetanmu lewat SMS atau BBM. Upayamu hanyalah sebatas mencari nomor hapenya atu PIN BB-nya melalui teman-temannya. Bisa juga dengan menjadi follower di twitter-nya.

Jika generasi bapakmu hanya mampu menuliskan pesan cinta di dinding kamar mandi sekolah, saat ini kamu bisa menyampaikan pesan cintamu melalui dinding atau inbox facebook gebetanmu itu. Jauh lebih mudah dan sangat to the point. Hasilnya juga akan jauh lebih efektif. Jadi, tidak ada alasan lagi bagimu untuk tidak mulai bergerak mengejar cinta dan impianmu.

Segera nyatakan cintamu. Setelah itu, jangan terlalu lama menunda; temui orang tuanya; mintalah dia baik-baik kepada bapaknya. Lamarlah dan segeralah nikahi dia. Dengan demikian, apa pun yang kalian berdua lakukan akan senantiasa berada dalam koridoor perbuatan halal, akan bernilai ibadah.

Ingatlah bahwa hanya orang-orang yang berani bangkit dan mulai berjalan ataupun berlari yang akan sampai pada tujuan. Jika hanya duduk atau tidur menikmati angan-anganmu, maka mimpimu itu hanya akan sekedar menjadi mimpi semata. Kamu hanya akan jadi orang yang panjang angan-angan belaka. Masa menjomblomu akan sulit untuk berakhir, Friend!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*