Kisah Seorang Putri yang Dipersunting Pangeran Baik Hati

putri 1Saya harus berterima kasih kepada Mas Saptuari Sugiharto. Sebab, dari sang pengusaha muda Yogyakarta inilah saya memperoleh kisah yang sungguh sangat inspiratif. Mas Saptuari bertutur tentang seorang sahabatnya bernama Putri Herlina. Ya, Putri ditakdirkan lahir dalam kondisi difabel. Ia lahir dalam kedaan tidak memiliki kedua belah tangan. Tragisnya lagi, kedua orang tuanya tampaknya tidak menghendaki kehadiran anaknya yang cacat tersebut sehingga pascapersalinan mereka meninggalkan Putri begitu saja di rumah sakit.

Beberapa saat kemudian ada seseorang yang kemudian memungut putri sebagai anaknya. Sayangnya, oleh orang tua pungutnya itu ia hanya dijadikan sebagai ‘modal” untuk mengais rezeki. Putri digeletakkan begitu saja dalam sebuah kardus di pinggir jalan untuk memancing rasa belas kasihan orang-orang yang lalu-lalang.  Putri dijadikan mesin pengumpul uang.

Begitulah kisah pilu Putri datang silih berganti sampai  akhirnya ia memperoleh kasih sayang dari Pak Naryo dan Bu Naryo, pengasuh di Panti asuhan Yayasan Sayap Ibu. Di panti asuhan yang didirikan oleh  Bu Soelastri, istri Bung Tomo itulah Putri kemudian mengabdikan diri mengasuh anak-anak difabel yang ditelantarkan oleh kedua orang tuanya.

Satu hal yang membuat saya salut kepada Putri Herlina adalah tentang ketegarannya dalam mengarungi setiap ujian hidup yang dihadapinya. Saya yang dilahirkan dalam kondisi fisik maupun mental yang normal selalu merasakan banyak kekurangan sehingga merasa minder dalam bergaul. Hampir setiap saat mengadu kepada Allah SWT tentang kekurangan yang saya miliki tersebut.

Ketika masih remaja saya sering iri kepada teman-teman yang tampak ganteng dan gagah. Tak pernah sekali pun saya berterima kasih atas segala karunia yang telah Allah SWT berikan kepada saya. Saya selalu merasa bahwa Sang Khalik berbuat tidak adil kepada saya. Sungguh sangat bertolak belakang dengan prilaku Putri.

putri 4Ya, putri tidak merasa terkendala dengan kekurangan yang dimilikinya. Alih-alih mengeluh mengenai kelemahannya, ia justru senantiasa berucap syukur kepada Allah SWT. Rasa syukurnya itu dibuktikan dengan pengabdian kepada adik-adik asuhnya di panti asuhan yang juga telah membesarkannya.

Allah SWT mengetahui betapa Putri telah lulus dalam setiap ujian yang dihadapinya. Rasa terima kasihnya kepada Yang Mahakuasa  telah dibalas oleh-Nya dalam bentuk pertemuan dengan seseorang yang sangat mencintainya.

Ya, Putri Herlina kemudian dilamar oleh Reza, putera dari mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Maman Somantri. Resepsi pernikahan mereka dilangsungkan di Balai Sinta, Yogyakarta 13 Oktober 2013 lalu.  Haqul yaqin, Reza adalah lelaki pilihan yang telah Tuhan persiapkan untuk membalas kesabaran dan ketakwaan Putri Herlina.

putri 2Kawan, saya yakin bahwa di antara kalian ada yang seperti saya: masih belum ikhlas menerima segala karunia yang telah Allah turunkan. Kita selalu melihat segala sesuatu tentang kita dari sisi kekurangan demi kekurangan sehingga jarang sekali dari bibir kita keluar ungkapan rasa syukur kepada-Nya.

Jika memang demikian, maka mulai hari ini mari kita belajar kepada Putri Herlina. Ia dengan segenap kekurangannya menampilkan segala kelebihan yang dimilikinya. Dan kelebihan inilah yang telah menggerakkan hati seorang pangeran untuk mempersuntingnya; menjadikannya sebagai pendamping hidup.

Semoga kisah inspiratif ini mampu menggerakkan hati kita semua agar selalu bersujud dan bersyukur atas segala karunia yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Amien Yaa Rabbal Alamien!

Sumber Foto: http://saptuari.blogspot.com

2 Comments

  1. bnr2 menginspirasi, apalagi liat video ini, bikin berfikir bahwa tuhan2 maha segalanya http://www.youtube.com/watch?v=FqfnDEbTwTw

  2. dewi pertama says:

    wow…i love this real life story,its extraordinary about a prince charming married a princess that the prince love her the way she is and who she is
    and i would like to know more how prince cope with her in public few as a couples and are they having a baby yet?an what does she do now,working or she stay home as a housewife?
    thank you
    dewi pertama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*