It’s Not a Shame to Be a Jomblo, Brother!

JombloSaudara-saudari sekalian, jomblowan dan jomblowati setanah air di mana pun Anda berada. Jangan menjadi malu karena menyandang status jomblo. Kamu jauh lebih berharga dibandingkan dengan rekan-rekanmu yang sudah mampu mengentas kejombloannya tapi terpuruk pada pergaulan bebas lalu menghasilkan keturunan dari hubungan gelap. Dari lubuk hati yang paling dalam saya katakan sekali lagi kamu jangan malu menyandang status jomblomu. Kamu masih digolongkan makhluk Tuhan paling mulia yang pernah diciptakan-Nya.

“It’s not a shame to be Jomblo!” teriak Masrur Huda dan Mas Bro. Kebetulan buku karya mereka berdua baru saja saya beli dan masih plastikan. Nah, sekarang sudah saya buka plastiknya. Saya langsung saja baca halaman 52 tentang kiat menjadi jomblo sukses. Menurut mereka berdua berstatus jomblo tak selayaknya menyebabkan kiamat kecil. Kalau kamu pinter-pinter mensyukurinya malah bisa mendatangkan berkah Tuhan dari langit, atau berkah dari bumi yang akan didapat dari sesama manusia.

Dari pada terus galau, coba kamu jalani saja kiat berikut dari mereka:

Temukan Potensi Diri. Sejomblo-jomblonya kamu, pasti masih punya segudang potensi. Coba telisik saja dirimu pelan-pelan. Apa saja potensi yang selama ini kamu miliki. Galilah sedalam-dalamnya kemampuan yang tersedia dalam dirimu. Jika kita serius mendalami suatu bidang, bukan keberhasilan dalam bidang itu saja yang kita dapat, melainkan juga bisa merembet pada keberhasilan menaklukkan pujaan hati kita. Ya, semacam efek domino begitu, tapi dalam arti yang positif

Tekun Belajar. Tips kedua dalam kiat menjadi jomblo yang sukses adalah bersungguh-sungguh atawa tekun belajar. Waktu luang yang mestinya kamu gunakan untuk pacaran, kamu tingkatkan potensinya berlipat ganda menjadi suatu energi yang mampu menggugah spirit belajarmu. Belajar tanpa dibatasi ruang dan waktu. Saya yakin setelah itu kamu jadi terkenal sebagai jomblo yang pinter. Pasti akan banyak mata-mata cantik yang melirik kamu setelah itu.

Jadilah Pribadi yang Kreatif. Tempalah dirimu sekuat mungkin hingga menjadi sosok yang tangguh dan penuh kreativitas. Nilai plusnya, antara lain, kamu akan lebih ulet, tidak mudah putus asa, dan berani mencoba. Kreatiflah dalam mengisi kesendirianmu dengan bergabung kepada ibu-ibu PKK, misalnya, belajar masak memasak. Bergabunglah dengan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana), turun ke lokasi banjir dan lokasi-lokasi bencana alam lainnya untuk membantu meringankan penderitaan sesama. Berlatihlah menyanyi, ikuti ajang pencarian bakat, siapa tahu setelah itu kamu menjadi artis terkenal.

Perluas Jejaring Sosial. Masa jomblomu membuka peluang seluas-luasnya guna menambah teman dari berbagai kalangan. Karena itu, hadirilah setiap undangan reuni; bergabunglah dengan kegiatan-kegiatan keorganisasian yang positif. Cobalah untuk membuka akun jejaring sosial semacam facebook atau twitter. Sekalipun ada yang memandang miring, saya yakin jejaring di dunia maya juga tidak sedikit mendatangkan manfaat bagi kita. Pandai-pandailah memilih dan memilahnya, Kawan!

Sabar. Tips terakhir yang ditawarkan oleh Masrur Huda dan Mas Bro adalah bersabar. Kamu sudah berjuang dan belajar sekuat tenaga untuk beroleh jodohmu. Sekarang tiba giliranmu untuk bertawakal kepada-Nya. Jangan berputus asa. Sekali lagi, jangan berputus asa. Teruslah berdoa dan berdoa!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*