Ingat Kekurangan; Lupakan Kelebihan

Ingat Kekuranganmu; Lupakan KelebihanmuDalam menjalani hidup dan kehidupan ini kata Gus Mus, yang dikutip dari Ibrahim bin Juneid, kita mesti menggunakan dua buah cermin: satu cermin untuk melihat kekurangan kita; satu lagi untuk melihat kelebihan orang lain.

Dan cermin sejati itu bisa didapat sesaat setelah kita mengikrarkan diri untuk mengarungi bahtera rumah tangga dengan pasangan hidup kita. Ya, suami atau istri kita adalah cermin yang memantulkan bayangan tentang siapa sejatinya kita. Pasangan kita akan dengan lancar mengurai kekurangan kita.

Kita akan mengetahui dari pasangan hidup kita bahwa kita adalah pribadi yang tidak enak dijadikan kawan berbicara. Kita adalah tipe orang yang tidak asyik diajak bercengkrama. Pokoknya segudang kekurangan kita akan disampaikannya dengan mulus dan lancar.

Lantas, kelebihan apa saja yang kita miliki? Saya sarankan jangan pernah bertanya dan jangan pernah meminta kepada pasangan hidup kita untuk menguraikan kelebihan kita. Cukup bagi kita untuk mengetahui tentang kekurangan kita. Setelahnya kita berusaha untuk mengeliminasi kekurangan tersebut.

Sebaliknya, ketika pasangan kita bertanya tentang kekurangan yang dimilikinya, sampaikan saja kepadanya tentang kekurangannya itu. Namun demikian, segala kekurangannya itu hanya sebatas nice to know saja bagi kita. Jangan mengungkit-ungkitnya. Lebih baik kita mengingat-ingat segala kebaikan dan kelebihannya saja. Insya Allah, jika resep itu yang diterapkan, hidup ini akan terasa lebih indah.

Di situlah nikmatnya hidup berumah tangga. Kita tidak perlu jauh-jauh mencari kedua cermin yang kita butuhkan tersebut. Semuanya tersedia dengan mudahnya.

2 Comments

  1. Jika diri xsrmpurna perasaan kecewa,sedih slalu dihntui diri..slalu mrase rendah diri jika brdepan dgn sekelilingan oleh kaum masyarakat.. Pergaulan xtenang brsma teman2…slalu ingin bersndirian ..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*