Hidup Tenang Tanpa Dendam

Hidup Tenang Tanpa DendamBerapa tahun Nelson Mandela mendekam di penjara? Tak kurang dari 20 tahun pejuang kemanusiaan tersebut menghabiskan waktunya di balik jeruji besi. Dan selama itu pula ia menerima perlakuan tidak manusiawi dari para sipir penjara. Hidupnya dinistakan bahkan kepalanya sering dikencingi oleh para penjaga.

Setelah penguasa Afrika Selatan yang menerapkan politik aparheid itu tumbang, dan Nelson Mandela kemudian menjadi Presiden di negeri tercintanya itu, apakah orang-orang yang dahulu menzaliminya itu kemudian dituntut lalu dinistakan oleh Nelson Mandela? Ternyata tidak! Nelson Mandela memaafkan semua orang yang pernah menyiksanya. Bisa dibayangkan bagaimana pertumpahan darah akan terjadi di Afrika Selatan seandainya Nelson Mandela masih menyimpan rasa dendamnya itu.

Dendam itu seperti kanker yang diam-diam menggerogoti tubuh kita. Jika tetap kita biarkan bercokol dalam diri kita, bisa berbahaya akibatnya. Makanya jangan sekali-kali memelihara rasa dendam. Lebih baik kita lepaskan rasa dendam tersebut ke alam bebas. Biarkan dia terbang menjauh sekehendaknya. Sebab, bila itu masih tetap bersemayam dalam qalbu, dampak negatifnya kita sendiri yang merasakan.

Coba bayangkan, bagaimana kita bisa hidup tenang jika pikiran ini masih dipenuhi oleh dendam kesumat kita. Hidup tidak akan dirasakan lagi indahnya sebab yang terbayang hanyalah wajah-wajah orang yang kita benci.

Bergerak ke depan dengan penuh optimistis akan jauh lebih baik daripada hidup berkutat dengan rasa dendam kita. Akan sangat kontraproduktif jika kita sia-siakan karunia Tuhan di alam ini hanya disebabkan oleh tersimpannya dendam dalam hati kita. Lepaskanlah! Sekali lagi saya sarankan lepaskanlah!

Jangan biarkan rasa dendam mendikte kehidupan kita. Jangan biarkan itu semua terjadi. Kekasihmu hari ini jauh lebih perhatian dan jauh lebih baik perangainya dibandingkan dengan dia yang menyebabkan kamu dendam kepadanya. Syukuri karunia Tuhan tersebut dengan mengenyahkan dendam kesumat yang masih bercokol dalam hatimu. Doakan saja orang-orang yang telah membuatmu sakit hati itu agar hidupnya tetap sejahtera, lalu kembali ke jalan yang benar.

Hidup ini akan bisa dinikmati seandainya secuil dendam itu kita buang jauh-jauh. Percayalah!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*