Ditolak, Biasa Aja Lagi!

Ditolak, Biasa Aja Lagi!“Jangan takut jatuh karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan baru dan mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.”
(Buya Hamka)

Sulit dibayangkan bagaimana jadinya jika orang tua kita dahulu mencegah kita untuk belajar berjalan. Mungkin hingga hari ini kita masih berpindah tempat dengan cara beringsut atau merangkak.

Bisanya kita berjalan tegak hingga hari ini disebabkan oleh keberanian kita untuk mencoba berjalan dan belajar dari kegagalan yang telah dilakukan. Sayangnya, proses meraih keberhasilan tersebut dilupakan begitu saja.

Hari ini, tidak sedikit di antara kita yang begitu takut melangkah untuk memulai sebuah proses keberhasilan. Termasuk di dalamnya adalah proses meraih keberhasilan mendapatkan jodoh. Mereka, mungkin termasuk kamu di dalamnya, selalu dihantui kekhawatiran ditolak. Belum apa-apa sudah berpikir: “Bagaimana kalau ditolak?” “Mau dikemanakan muka gue buat menghilangkan rasa malu?” Itulah setan yang bergentayangan dalam benak beberapa kawan kita.

Kawan, ditolak sebenarnya merupakan langkah awal untuk mendapatkan jodoh sejati kita. Tuhan menyiapkan jodoh sejati dengan proses penolakan dari satu gebetan ke gebetan lainnya. Yakinlah, semua penolakan itu memiliki makna yang sangat hakiki demi pendewasan kita.

Sebenarnya penolakan merupakan sarana merenung untuk jauh  mengenal kekurangan kita. Pascapenolakan kita bisa belajar tentang tatanan memperbaiki sikap. Sakit memang, tapi percayalah, begitu proses ini sudah dilewati dan jodohmu sudah dalam denggaman, kamu akan melupakan semua rasa sakit akibat penolakan-penolakan itu.

Apa yang disampaikan oleh Buya Hamka pada kutipan di atas merupakan penegasan bahwa tak ada suatu kesuksesan yang diraih tanpa melewati proses kegagalan. Jika tidak pernah terpikirkan olehmu untuk bisa melewati kegagalan tersebut, maka jangan pernah berpikir untuk bisa meraih kesuksesan. Proses trial and error ada dalam semua lini kehidupan.

Tunggu apa lagi? Segera mematut diri lalu berangkatlah ke rumah gebetanmu. Curahkan segenap perasaan yang selama ini berkecamuk dalam hatimu. Sampaikanlah kepadanya tentang rasa cintamu. Jika ternyata ditolak, bacalah berulang-ulang kutipan Buya Hamka yang telah saya cantumkan di atas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*