Biarkan Kegagalan Itu Menyerah terhadap Ketekunan Kita

Biarkan kegagalan itu menyerah“Action, ayo action!” Rangkaian kata tersebut berulang-ulang dan berkali-kali diingatkan Arief Theo kepada peserta Workshop Toko Online yang berlangsung di Bandung beberapa waktu yang lalu. Menurut pemilik toko online yang sukses dalam penjualan parfum branded tapi murah ini, sebanyak apa pun teori yang kita baca atau kita pelajari tidak akan berarti apa-apa tanpa diikuti praktik langsung di lapangan.

Arief Theo juga menyampaikan bahwa sebenarnya kendala terbesar dari kesuksesan kita berada dalam diri kita sendiri. Prosentase kesuksesan yang akan diraih dengan sandaran teori yang telah kita pelajari hanya 5% saja. Sementara, kesuksesan yang masih 95% itu ditentukan oleh upaya atau action kita.

Saya rasa, dalam urusan mendapatkan jodoh pun demikian. Berjibun teori yang kita baca tak akan terasa manfaatnya bila kita tidak pernah langsung menembak gebetan kita. Membaca dan mempelajari teori tentang cara menarik perhatian gebetan memang sangat dianjurkan. Sebab, kata orang bijak, “Praktik tanpa teori menyesatkan”. Tapi, sekali lagi saya sampaikan, semua teori yang telah dipelajari tersebut harus segera diikuti dengan action. Tanpa praktik nyata, semua teori itu akan sia-sialah jadinya.

“Bagaimana kalau ternyata ditolak?”
“Bagaimana kalau ternyata teori tersebut tidak manjur?”

Pertanyaan-pertanyaan sejenis itu sering bersemayam di dalam kepala kita. Jawaban saya, “Gak apa-apa!” Sunatullah kehidupan manusia di kolong langit ini memang seperti itu: selalu berhadapan dengan kegagalan atau keberhasilan.

Harap dicamkan juga bahwa tak ada keberhasilan yang dapat diraih tanpa melewati proses kegagalan. Coba tengok kisah Thomas Alfa Edison saat merancang bola lampu. Baca juga kisah Wright Bersaudara saat melakukan percobaan membuat pesawat terbang. Kalau masih kurang contohnya, coba lihat kembali sejarah Kolonel Sanders mendirikan restoran ayam gorengnya.

Tak ada keberhasilan yang dapat diraih secara instant. Untuk bisa menghidangkan mie instant saja kan diperlukan waktu dan kesabaran.

Jika jodohmu itu belum bisa ditaklukkan dalam seminggu, tunggu kesuksesannya dalam sebulan. Jika dalam sebulan keberhasilan tak jua datang, tunggulah kehadirannya dalam setahun. Bila dalam setahun masih belum juga berhasil, tunggulah lima hingga sepuluh tahun, bahkan sampai kapan pun.

“Biarkan kegagalan itu bosan kepada kita. Biarkan kegagalan menyerah terhadap ketekunan kita.” Demikian ucapan Chairul Tanjung, Boss CT Corp, di hadapan peserta seminar yang berlangsung beberapa waktu yang lalu di Gedung Smesco, Jakarta Selatan.

Jadi nunggu apa lagi? sudah cukup sampai di sini saja kamu membaca postingan saya. Selanjutnya take action. Segera lakukan pedekate sama gebetanmu itu. Insya Allah, Berhasil!

4 Comments

  1. Jual Oleh Oleh says:

    Memang benar mas..
    Kalau ngga sekalian action, ditunda2.. kapan suksesnya ya 🙂
    Masih perlu ketekunan .. pantang menyerah .. seperti mas Arief, mas Ahmadi dan mas Agung mengatakan ketekunan pasti membuahkan hasil..

  2. Ketekunan mengalahkan nasib.
    Bener banget pak. Apapun itu, yang terpenting sudah berapa kali kita coba. Gak penting berpa kali kita gagal, tapi lebih penting dari itu, setelah gagal kita berhenti apa bangkit lagi….

  3. cerita bapak di atas inspiratif sekali, pokoknya kita harus yakin aja man jadda wajada, siapa yang bersungguh sungguh pasti berhasil

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*