Berkah Sedekah, Enteng Jodoh (Jilid Ke-2)

Berkah sedekah, enteng jodoh (jilid kedua)Saya adalah seorang fans berat Ustad Yusuf Mansur. Kerap kali, setiap selesai salat subuh, saya nongkrong di depan televisi untuk mendengarkan tausiahnya tentang keutamaan bersedekah. Menurut ustad yang juga pengasuh Ponpes Darul Qur’an ini, orang-orang yang bersedekah akan menerima sekurang-kurangnya delapan manfaat. Tentang kedelapan manfaat yang dimaksudkan Beliau silakan baca edisi lengkapnya di sini.

Saya sangat percaya bahwa sedekah itu sangat berpengaruh besar terhadap kesuksesan hidup kita. Pengalaman yang saya ceritakan di bawah ini merupakan bentuk rasa percaya saya terhadap pengaruh sedekah tersebut.

Pada suatu hari seorang mitra usaha saya datang ke rumah hendak menyerahkan keuntungan dari usaha yang kami jalani bedua. Dia menyodorkan sejumlah uang tunai yang dibungkusnya dengan rapi dalam selembar amplop. Entah inspirasi itu dari mana sumbernya, tiba-tiba saja membersit ide dalam kepala saya untuk menyedekahkan semua keuntungan tersebut kepada panti asuhan. Insya Allah, pikir saya, saya tidak akan kehilangan uang tersebut, melainkan akan bertambah dan terus meningkat. Minimal saya akan mendapatkan keuntungan sepuluh kali lipat dari sedekah yang saya berikan itu.

Saya sampaikan kepada mitra saya bahwa sebelum tahu isi amplop tersebut, saya berharap agar uang itu diserahkan ke panti asuhan yang lokasinya berdekatan dengan tempat tinggal saya. Dia menatap mata saya dengan penuh ketidakpercayaan. Pikirnya mungkin saya ini gila. Dan tampak tidak percaya dengan kata-kata saya.

Untuk meyakinkan dirinya bahwa dia tidak sedang mimpi, saya sampaikan sekali lagi permintaan saya agar uang itu diserahkan ke panti asuhan. Dia menolak permintaan saya. Katanya lebih baik saya sendiri saja yang menyerahkannya. Penolakan tersebut saya balas dengan penolakan juga. Saya sampaikan bahwa saya tidak ingin mengetahui jumlah uang yang akan disedekahkan itu.

Akhirnya, dia pun pergi dengan membawa kembali amplop itu. Dan dua hari kemudian dia mengirim pesan lewat BBM, melaporkan bahwa uang itu sudah diserahkannya ke panti asuhan yang lokasinya dekat dengan rumah saya itu. Tak lupa dia mengirimkan foto kuitansi bukti penyerahan uang itu. Bagaimana dengan jumlahnya? Biarlah, cukup saya dan dia saja yang mengetahuinya. Yang pasti jumlah digitnya ada enam.

Sekali lagi saya sampaikan di sini bahwa saya tidak merasa kehilangan jumlah uang itu. Kalaupun saat ini saya banyak menerima kemudahan dan kelancaran dalam semua urusan, haqul yakin, itu semua merupakan barokah Allah karena sedekah itu.

Bagaimana dengan kemudahan jodoh? Saya rasa untuk urusan jodoh pun sedekah sangat besar pengaruhnya. Bukankah berkah bersedekah itu salah satunya adalah kemudahan dalam mengatasi permasalahan hidup. Dan salah satu dari urusan itu adalah permasalah jodoh kita.

2 Comments

  1. pelajari lg QS 2:261 itu adalah PAHALA! bkn HARTA!
    QS 2:262 .. kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu DENGAN MENYEBUT NYEBUT PEMBERIANNYA (KESAKSIAN!)
    QS 2:264 .. janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu DENGAN MENYEBUT NYEBUT PEMBERIANNYA(KESAKSIAN)
    QS 2:272 Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya KAMU AKAN DIBERI PAHALAnya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan)…..BUKAN BERUPA HARTA YE!
    YM itu MENIPU dg KESAKSIAN SEDEKAH, dari mana si YM/umat itu tahu kalo KEKAYAANny dr sedekahny??? ALLAH yg kasih tahu??? a

  2. Jangan sampai niat kita melenceng, bersedekah karena mengharapkan barokah dari Alloh, malah bisa jadi kita bersedekah karena ingin mendapatkan lebih dari yg kita sedekahkan…masih mending kalo niat kita bersedekah untuk menjauhkan kita dari musibah….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*