Berani Nikah, Ya Harus Berani Berpenghasilan!

Wedding CeremonySebelum meminang anak orang, haruskah kita sudah berpenghasilan tetap? Idealnya sih begitu. Tetapi, bila kita padu padankan kata berpenghasilan dalam pengertian menjadi pegawai negeri atau menjadi karyawan tetap pada sebuah perusahaan, tentunya agak sulit mewujudkannya.

Berapa persenkah jumlah lulusan sekolah menengah atau alumni perguruan tinggi yang bisa diserap oleh lapangan kerja bernama instansi pemerintah? Berapa persenkah kemampuan perusahaan-perusahaan di seantero negeri ini dalam menyerap jutaan tenaga kerja kita?

Kita memang harus mencari solusi agar bisa berpenghasilan tetap ataupun tetap berpenghasilan. Keluarga kita adalah tanggung jawab kita. Laknat Tuhan segera turun seandainya kita menikahi anak orang sementara kualitas hidupnya ditelantarkan. Berpenghasilan adalah sebuah keniscayaan.

Di tengah sulitnya mendapatkan lapangan kerja, ke manakah kaki kita harus melangkah? Jawabannya: Ciptakan lapangan kerja kita sendiri! Ah, mimpi kalee. Menciptakan lapangan kerja bukanlah perkara mudah: butuh modal besar.

Sobat, sebelum melangkah lebih jauh ke agenda usaha dengan modal besar, cobalah memulainya dengan modal yang sekarang kamu miliki. Sebenarnya perkembangan pesat teknologi informasi membuka peluang besar bagi kita untuk bisa membuka usaha dengan modal tidak seberapa besar.

Harap diketahui, jumlah pengguna internet di Indonesia kisarannya sudah mencapai angka 50 juta orang. Sebagian dari mereka telah mengambil cara praktis untuk bertransaksi lewat internet guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Mereka perlu tas, informasi sekolah, kendaraan, pakaian, perhiasan, serta pernak-pernik lainnya. Dan semua kebutuhannya itu mereka peroleh lewat internet.

Cobalah kamu tanggapi dengan serius peluang ini. Modalnya tidak terlalu besar karena tidak diperlukan sebuah toko atau tempat berjualan konvensional lainnya. Kamu hanya membutuhkan sebuah web atau blog yang menjajakan barang daganganmu itu. Kamu bisa berkolaborasi dengan para pemilik toko di sekelilingmu atau dengan para pemasang iklan lalu menawarkan barang dagangannya melalui blogmu itu. Bagaimana cara membuat dan mengelola blog tersebut? Nah, kalau untuk urusan yang satu itu, kamu memang perlu sekolah blog terlebih dahulu.

Sebenarnya sih ada situs tertentu yang menawarkan pembelajaran blog secara online. Akan tetapi, bagi orang-orang yang terbiasa berhadapan dengan pengajar secara face to face, model tersebut agaknya kurang efektif. Jadi, tuntutlah ilmu di sekolah blog seperti yang saya sebutkan tadi.

Di sekolah blog kamu akan menerima materi pelajaran tentang cara membuat blog sekaligus menjadikan blog tersebut agar bisa menjadi sumber penghasilanmu. Di sekolah blog tersebut kamu hanya butuh waktu dua minggu untuk mempelajari dasar-dasar bisnis online dan internet marketing.

Informasi lengkapnya bagaimana? Ya, kamu cari sendiri. Sumber informasi tentang sekolah blog sudah sangat banyak bertebaran di internet. Selamat mencoba. Semoga upaya ini bisa membangkitkan kembali semangatmu untuk segera meminang pujaan hatimu. Dan kamu tidak perlu khawatir lagi akan masa depanmu. Bukankah dari bisnis online-mu kamu bisa berpenghasilan guna menafkahi anak dan istrimu?

3 Comments

  1. Pingback: Update Peserta Lomba Blog 3 Tahun AstaMedia | AstaMedia Group

  2. Pingback: Mengapa Lamaranmu Ditolak? | Tips Mencari Jodoh

  3. siti fatimah fitri says:

    pengen bahagia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*