Ampunan Dosa dan Kemudahan Jodoh

Ampunan Dosa dan Kemudahan JodohSaya benar-benar sangat teledor. Kok bisa ya mengunci pintu mobil, sementara kunci kontak masih berada dalam mobil tersebut. Senewen sungguh senewen saya akibat ulah saya sendiri. Berbagai cara saya lakukan agar pintu mobil bisa saya buka. Namun berbagai cara tersebut tak sedikit pun membuahkan hasil.

Beberapa kawan yang kasihan terhadap saya, mencoba membantu dengan berbagai cara yang mereka kuasai. Namun, upaya mereka pun tak jua membuat pintu mobil menjadi terbuka. Kami semua hampir putus asa.

Waduh, bagaimana ini? Di dalam mobil tersebut ada sejumlah barang milik anak saya yang akan boyongan kembali ke pesantrennya. Dalam kondisi kalut seperti ini, saya rasa hanya Tuhanlah yang bisa menjawabnya. Semua saya serahkan kepada-Nya. Ya, saya harus bertawakal kepada Sang Penguasa Alam ini.

Saya pun kemudian mengambil air wudu lalu melaksanakan shalat duha dua rakaat. Selesai melakukan shalat, saya lalu teringat akan kisah tiga pemuda yang terperangkap di dalam gua. Sebagaimana tertera dalam hadist riwayat Bukhari Muslim, mereka sedang dalam perjalanan menuju ke tempat ibadah lalu turunlah hujan. Mereka pun kemudian berteduh di dalam gua. Tak lama kemudian jatuhlah sebongkah batu besar kemudian menutup gua itu. Ketiga pemuda itu baru bisa terbebas dari perangkap gua itu setelah masing-masing menceritakan kebaikan yang pernah dibuatnya.

Terinspirasi oleh kisah tersebut, saya pun mencoba untuk mengingat-ingat segala kebaikan yang pernah saya lakukan. Namun, tak satu pun kebaikan luar biasa yang membayang dalam ingatan saya. Sebagai seorang yang naif, agak sulit bagi saya untuk bisa menceritakan tentang kebaikan-kebaikan tersebut. Jauh lebih banyak keburukan yang pernah saya lakukan dibandingkan dengan jumlah kebaikan yang selama ini pernah saya jalani. Dengan demikian, menurut saya waktu itu, lebih baik saya memohon ampun kepada-Nya; melakukan pertobatan atas segala dosa yang pernah saya lakukan.

Saya pun kemudian mengucapkan istigfar tiga kali, lalu membaca shalawat satu kali. Tak lupa saya doakan kedua orang tua agar mendapatkan kebahagiaan baik selama di dunia ini maupun saat kelak di akhirat nanti. Setelah melaksanakan ketiga ritual tersebut, saya pun kemudian memohon ampunan kepada-Nya atas segala perbuatan dosa yang pernah saya lakukan selama ini. Saya sampaikan permohonan ini dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati.

Setelah semua pertobatan itu saya lakukan, saya pun kemudian meninggalkan mushala tempat saya berdoa tersebut. Saya kembali mendekati mobil saya untuk mencoba kembali membuka pintu-pintunya yang telah terkunci tanpa sengaja itu. Obeng saya ambil untuk mencungkil kaca belakang mobil tersebut. Namun, sebelum niat itu saya lakukan, seseorang datang mendekat saya dan menawarkan jasanya untuk mengatasi problema pelik tersebut. Amazing! Dengan hanya menyentuhkan obeng yang dibawanya ke salah satu handle, pintu mobil pun bisa dibuka semuanya. Sungguh, saya benar-benar bersyukur kepada-Nya. Dan saya meyakini bahwa itu semua merupakan buah dari diterimanya pertobatan saya.

Saya rasa dalam perkara jodoh pun demikian. Kalian yang selama ini merasa pintu jodohnya begitu terkunci rapat, cobalah melakukan apa yang pernah saya perbuat. Memohonlah ampunan kepadanya atas segala perbuatan dosa yang pernah dilakukan. Terutama dosa terhadap kedua orang tua. Seandainya pertobatan tersebut benar-benar ikhlas dilakukan, maka haqul yaqin, semua pintu jodohmu yang selama ini terkunci dengan rapatnya akan dibukakan oleh Allah SWT. Lakukan pertobatan sekarang juga.

3 Comments

  1. Insya Alloh, terima kasih buat pencerahannya gan !

  2. subhanallah,verry inspire,,mksh mbak udah sharing critanya

  3. nice story,,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*