Ahmad Fathanah Makan Cempedak; Anak Istrinya Kena Getahnya

FathanahSecara berseloroh teman saya mengatakan bahwa surganya anak itu ada di bawah telapak kaki seorang wanita, tapi bagi seorang lelaki dewasa surga itu terletak di antara dua kaki wanita. Entah teori dari mana yang menjadi acuan kawan saya tadi. Tapi, jika dipikir lebih mendalam, pada kenyataannya memang seperti itu.

Banyak lelaki yang tega meninggalkan anak istrinya demi mengejar “surga” itu. segala cara akan ditempuh demi mendapatkan surga impiannya. Ketika kelebihan harta, yang pertama merasuk ke dalam pikiran seorang lelaki adalah cara terbaik untuk menambah koleksi surganya. Makanya, wahai para lelaki, jika berdoa mintalah rizki yang cukup; jangan minta rizki berlebih. Sebab, penyaluran rizki berlebih bisa membuat kita berabe dunia wal akhirat.

Inilah yang sedang terjadi dalam kehidupan Ahmad Fathanah. Entah apa profesi sebenarnya dari lelaki yang terseret oleh pusaran arus kasus suap impor daging sapi ini. Ia begitu dermawan dan rela membagi-bagikan uangnya kepada perempuan-perempuan cantik. Satu unit mobil Honda Jazz dan jam tangan Chopard, yang harganya tidak akan terkejar oleh gaji saya dalam setahun itu, telah dihadiahkan kepada Vitalia Shesya. Konon kata model majalah pria dewasa itu, pemberian itu semata-mata merupakan kerahiman Fathanah kepada dirinya, seorang janda dengan beban dua anak.

Di samping Vitalia Shesya, masih ada sederet nama wanita cantik yang mengisi kisah perjalanan hidup Ahmad Fathanah. Ketika KPK melakukan penggerebekan di Hotel Le Meridien, seorang mahasiswi pergurutan tinggi swasta di Jakarta ikut terjerat dalam penangkapan tersebut. Maharany Suciyono, si mahasiswi itu,  mengakui menerima uang 10 juta rupiah dari dari Ahmad Fathanah. Ayu Azhari menerima dana dalam bentuk dolar tunai sebesar USD 800. Berikutnya ia pun menerima USD 1.000 dan dalam uang tunai rupiah sebesar Rp 10 juta. Tak cukup sampai di situ, bintang film kawakan ini pun menerima transfer sejumlah Rp 10 juta.

Sudahlah, cerita tentang perempuan-perempuan cantik di balik kehidupan Ahmad Fathanah ini saya akhiri sampai di sini saja. Lebih baik kita langsung menarik hikmah dari cerita memilukan bagi segenap rakyat Indonesia ini.

Ya, di balik gonjang-ganjing isue panas itu, ada anak dan istri sah Ahmad Fathanah. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana terlukanya hati orang-orang yang sangat mengasihi ayah dan suaminya itu. Bisa jadi anak-anaknya merasa malu berangkat ke sekolah sebab menjadi bahan olok-olokan temannya. Lebih-lebih lagi perasaan istrinya. Perempuan mana yang rela dibohongi dan dikhianati oleh suaminya sendiri.

Ini pelajaran berharga untuk kita semua, khususnya untuk kaum adam. Bahwa menuruti gairah nafsu itu pada akhirnya akan berakhir pilu. Korbannya bukan kita saja melainkan juga anak dan istri kita.

Wabil khusus bagi para pemburu janda, eh maksud saya para pemburu jodoh, selagi pernikahan masih dalam bentuk rencana, persiapkan dari sekarang segala sesuatunya agar kelak dirimu tidak terjerumus ke dalam jurang kehinaan. Pertebal imanmu dari waktu ke waktu agar terhindar dari bencana yang menyakitkan. Ingatlah, yang paling berat menanggung  rasa malu akibat perbuatan tidak terpuji kita itu adalah anak dan istri kita, juga kedua orangtua kita.

Sebagaimana peribahasa mengatakan: “Seorang makan cempedak; semua kena getahnya.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*