Ada Apa dengan Cinta 2014

diansastroEmpat hari lalu, Line mempublikasikan sebuah sekuel pendek film romatis Ada Apa dengan Cinta (AADC) versi Reuni. Ya, dengan memanfaatkan YouTube, aplikasi pengirim pesan instan gratis ini menyebarkan video berdurasi 10 menit tersebut ke mana-mana. Ketika tulisan ini diunggah, saya perhatikan minidrama yang dibintangi oleh Nicholas saputra (Rangga) dan Dian Sastro (Cinta) ini telah ditonton sebanyak 2.953.022 kali. Menurut Google Trends, video ini mewabah dahsyat secara viral di Indonesia dan Malaysia. Siapa perantaranya? Tentu saja sosial media. Sementara itu, di twitter, hastag #AADC2014 menjadi trending topics tertinggi pada minggu ini.

Saya tahu bahwa ini adalah bentuk kecerdasan Line dalam mempromosikan layanan  fitur alumninya. Line menebar iklan dengan menggugah romantisme masa lalu para remaja tahun 2002 yang saat ini sudah menjadi lelaki dan perempuan 30 tahunan. Dua belas tahun lalu film ini menjadi semacam tontonan wajib bagi anak-anak remaja. Film ini pun menjadi penanda bangkitnya kembali perfilman Indonesia yang lama mati suri.

Di satu sisi, fasilitas ini mendatangkan banyak manfaat. Anda yang belasan tahun kepatenan obor dengan kekasih Anda, dengan menggunakan fitur ini dalam waktu relatif singkat akan terkoneksi dengan dirinya. Telusuri saja nama SMA Anda dahulu, lalu abra kadabra, cinta Anda akan kembali saling bergamit dengan cintanya. Inilah manfaat besar yang bisa kita rasakan.

Akan tetapi, jika ditelisik dari sudut lain, fasilitas yang disediakan Line ini bisa mendatangkan kesia-siaan, kemudaratan, bencana, bahkan kiamat sugro. Oleh karena itu saya sangat tidak menyarankan kepada Anda untuk menggunakan fasilititas ini jika telah Angkat Kaki dari SMA lebih dari 40 tahun lalu. Anda bayangkan mantan kekasih Anda semasa SMA masih secantik 40 tahun lalu. Dengan penuh percaya diri Anda telusuri keberadaan sang mantan melalui layanan fitur alumni Line. Ketika kopi darat berlangsung, 99,9  persen saya jamin Anda pasti akan kecewa dengan penampilannya saat ini.

Layanan ini pun sangat tidak dianjurkan untuk digunakan jika Anda telah move on kepada kekasih baru, lebih-lebih lagi jika Anda telah berumah tangga. Saya tak bisa menjamin keselamatan Anda jika coba-coba kembali menjalin asamara dengan kekasih lama Anda dengan perantaraan fasilitas teranyar Line ini. Tunggulah beberapa saat setelahnya. Dijamin Anda akan ditinggalkan kekasih Anda. Bagi yang telah berumah tangga, tunggulah saat-saat api cemburu berkobar membakar hati pasangan Anda. Jangan Anda coba sendiri di rumah tanpa pendampingan dari ahlinya.  🙂

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*