Fenomena Jatuh Cinta ala Dunia Maya

Fenomena Jatuh Cinta ala Dunia MayaSeorang teman mengungkapkan kegalauan hatinya. Beberapa waktu lalu ia berkenalan dengan seseorang di facebook. Setelah sekian lama berteman, mereka pun kemudian saling menyapa dan mengungkapkan perasaannya masing-masing via inbox. Gayung pun bersambut, maka jadilah mereka berdua berpacaran.

Kawan saya ini tinggal di Pulau Jawa sementara pacar dunia mayanya berkedudukan di Pulau Sumatra. Tak pernah sekali pun mereka kopi darat. Kalaupun berkomunikasi tatap muka hanya dilakukan mereka berdua melalui jasa skype.

Cinta yang sungguh sangat berat di ongkos. Tak ditemukan jalan pemecahan oleh keduanya agar bisa saling bertemu. Tak ada solusi pasti.

Mungkin disebabkan perasaan stress dengan kenyataan tersebut, maka timbullah konflik di antara mereka berdua. Tak pernah bertemu langsung tapi  pertengkaran berlangsung dengan hebatnya. Mereka saling memojokkan dengan cara chatting.  Seandainya keduanya adalah hackers  bisa jadi akan saling retas website-nya masing-masing.

Hubungan mereka putus kemudian diikuti tindakan saling jegal pertemanan di sosial media.

Lucu. Sungguh lucu sekali. Saya bayangkan mereka bertahun-tahun membangun pertemanan. Proses hadirnya rasa cinta tentu tidak sesederhana yang kita bayangkan. Kini setelah semua itu terbangun, tiba-tiba harus berantakan di tengah jalan.

Ada hal yang tidak bisa terungkapkan dalam hubungan di antara keduanya. Tampaknya kemajuan teknologi informasi tidak sepenuhnya dapat mewadahi gejolak perasaan mereka. Konflik yang dialami oleh teman saya tadi, ternyata tak dapat diselesaikan dengan cara chatting bahkan dengan saling bercakap lewat skype. Mereka kehilangan chemistry.

Kisah teman saya ini merupakan sebuah cermin bagi kita semua bahwa jika ingin membangun sebuah mahligai cinta, kontak batin tidak bisa berlangsung hanya sebatas saling tatap melalui screen komputer, gadget, serta semua perangkat teknologi informasi lainnya. Kita perlu saling bertatap muka melalui dunia nyata. Bukan sekedar bakutatap di dunia maya.

Apakah kamu merupakan bagian dari kisah di atas? Jika jawabannya ya, maka mulai hari ini kamu harus segera meng-upgrade pola pendekatanmu. Bukan sekedar pendekatan melalui dunia maya. Jika kamu memang serius ingin menempuh cintamu hingga meraih mahligai rumah tangga yang kamu impikan, maka tetapkanlah tekad dalam hatimu bahwa pada suatu hari kamu harus bisa menemui orang yang kamu sayangi itu. Jika tidak, kemungkinan kamu akan mengulang kisah pilu yang dialami teman saya.

2 Comments

  1. Thanks buat saran nya

  2. shiipp….
    saran yang bagus

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*