5 Langkah Penting Atasi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cinta Bertepuk Sebelah TanganPedih memang, ketika orang yang selama ini kita idam-idamkan, kita cintai, kita impikan siang maupun malam, ternyata tak sedikit pun hatinya terbuka untuk menerima cinta kita. Begitulah cinta: bila sehati maka jadilah berkah; bila bertepuk sebelah tangan maka jadilah racun. Lantas apa yang mesti dilakukan guna mengatasi semua kegalauan ini?

1. Terimalah Kenyataan Ini dengan Lapang Dada

Jika orang yang kamu cintai ternyata tak setitik pun mencintaimu, terimalah itu sebagai sebuah kenyataan. Jangan sekali-kali menganggap kenyataan ini sebagai sebuah tikaman belati yang sengaja diarahkan ke ulu hatimu. Sesungguhnya dia ingin mencintaimu tapi belum tahu bagaimana atau dari sisi mana ia harus mulai mencintaimu.

2. Hilangkan Rasa Nestapa

Kemarahan, depresi, atau kegetiran yang berkecamuk di dalam hatimu timbul dikarenakan kamu merasa bahwa hanya dia satu-satunya tempat tambatan hatimu. Kamu pikir cuma dia yang bisa menjadi jalan menuju kebahagiaanmu yang abadi. Padahal, salah besar! Bersikaplah lebih optimistis, sebab, dengan menjadi seorang optimis semua bencana cinta itu akan berlalu dengan aman sentausa. Itulah satu-satunya ramuan antigalau yang bisa mengusir rasa duka nestapamu.

3. Ungkapkan Kegalauanmu

Berdiskusilah dengan orang-orang terdekatmu. Ungkapkan semua kegaluanmu kepada mereka. Setidaknya upaya ini akan sedikit mengobati luka hatimu.

4. Nikmatilah Masa-masa Menjomblomu

Berurusan dengan cinta bertepuk sebelah tangan akan menjadi semacam kesempatanmu untuk bisa rehat sejenak dari urusan asmara yang memusingkan kepala. Itu bisa terjadi jika kamu benar-benar bisa memaknainya dengan baik. Nikmatilah itu semua sebagai sebuah kebebasan kamu untuk melangkah ke mana pun kamu suka.

5. Praktikkan Cinta tanpa Syarat

Bisakah kamu menerapkan cinta platonis? Sebuah ungkapan cinta tanpa syarat. Jika kamu benar-benar mencintainya, maka mungkin kamu dapat mencintainya tanpa syarat. Kamu telah mencapai titik bahagia ketika orang yang kamu cintai merasa bahagia. Bahkan jika kebahagiaan itu tidak termasuk kamu di dalamnya. Dengan kasih tanpa pamrih, tidak akan ada rasa kehilangan karena kamu hanya berniat memberi tanpa berharap balasan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*