Tips Jitu Menaklukkan Hati Si Dia: Kesan Pertama Begitu Menggoda

fall in love manYa, kesan pertama merupakan langkah awal keberhasilan. Banyak rencana buyar begitu saja gara-gara kurang menggodanya kesan pertama. Berlangsungnya kesan pertama dalam hitungan detik saja. Oleh kerena itu, wahai para jomblo budiman, tidak ada salahnya kamu ngangsu kaweruh berkaitan dengan kesan pertama ini. Kamu boleh bertanya kepada teman atau handai tolan. Kalaupun hingga saat ini orang-orang begitu pelit menularkan ilmunya, cobalah tips As’adi Muhammad di bawah ini.

Beranilah Mengawali Perbincangan. Mana mungkin kontak selanjutnya akan bisa berlangsung kalau kamu tidak mengawali perbincangan. Jadi, pada kesempatan ini buanglah jauh-jauh pemeo ‘Diam itu emas’. Sebaiknya kamu pandai mengamati situasi untuk dijadikan subjek obrolan. Misalnya, hujan turun dengan derasnya. Saat itu kamu sedang duduk bersebelahan dengan cewek cakep di dalam angkutan umum. Ini peluang emas, friend. Cobalah awali pembicaraanmu tentang hujan. Kamu kan bisa ngoceh tentang hujan buatan, hujan duit, atau hujan protes ke DPR, dan hujan-hujan lainnya.

Kalau ternyata ngomongin hujan ini kesannya garing, segeralah beralih ke topik lain. Kuncinya, kamu harus pandai-pandai mengamati situasi sehingga perbincangan bisa berlangsung lancar. Saya jamin, seandainya kesan mendalam didapati oleh si dia, dalam hitungan detik kamu sudah mendapatkan nomor hape si dia.

Tersenyumlah dengan Ikhlas. Ukuran senyum yang tulus dan ikhlas dalam versi Ary Ginanjar adalah senyuman yang simetris, yaitu senyum yang ujung bibir di tarik 2 cm ke kanan, 2 cm ke kiri. Untuk urusan yang satu ini kamu tidak perlu membawa penggaris sekedar untuk memastikan bahwa bibirmu sepanjang itu saat tersenyum. Tersenyum seikhlas mungkin. Dengan catatan, tidak kelamaan dan harus jelas siapa yang diajak senyum.

Hilangkan Rasa Ragu di Hatimu. Pede aja lagee. Gak usah ragu gak usah bimbang. Dekati dia pernuh percaya diri. Tunjukkan kepadanya bahwa kamu seorang gentleman sejati. Sampaikan pesan lewat bahasa tubuhmu bahwa kamu adalah orang yang paling mengetahui apa yang dia inginkan sekalipun hanya dalam tempo tiga detik. Setelah itu, tinggalkan dia dengan tanda tanya besar tentang dirimu.

Mana Dadamu? Jika kamu berjalan gontai dengan pandangan nanar ke tanah, si dia bisa berkesimpulan bahwa kamu bukanlah orang yang dapat dipercaya. Kamu sudah kalah sebelum bertempur. Tegakkan badanmu kemudian tunjukkan dadamu. Berjalanlah dengan santai dan tenang.

Bersikap Rileks. Santai saja, Bung. Ojo kesusu. Lagian kamu kan tidak sedang mengejar burung onta di padang pasir. Sikap tidak tenang hanya akan menawarkan ketidaknyamanan bagi si dia. Hiruplah nafas dalam-dalam lalu keluarkan pelan-pelan dari hidung, bukan di lubang yang lain.

Pertahankan Kontak Mata. Tataplah dia, sebab dengan menatapnya sebenarnya kamu sedang menyampaikan pesan bahwa dirimu merasa nyaman berdekatan dengan si dia.

Bersikaplah Sebagai Pendengar Teladan. Alih-alih butuh solusi, sebenarnya cewek itu jauh lebih memerlukan pendengar yang baik. Jadi, dengarkan pembicaraan dia penuh saksama. Biarkan dia bercerita panjang. Sesekali, bila tiba waktunya, kamu bisa urun rembuk mengisi pembicaraan. Hindari menyela pembicaraan dia.

Jangan Resah Apalagi Gelisah. Jangan biarkan rasa gelisah mengganggumu. Kontrol emosimu sebaik mungkin. Bahasa tubuhmu jauhkan dari sikap kaku. Sekali sikap gelisahmu tertangkap oleh sepasang matanya, dia akan merasa seolah-olah itu sebagai sinyal bahwa kamu tidak nyaman berada di sisinya.

Hormatilah Batas Kenyamanannya. Pendekatan yang baik adalah pendekatan yang tidak terlalu serius. Bikin easy going sajalah. Sebab, bila kamu terlalu serius, si dia juga akan merasa risih. Cari subjek pembicaraan yang ringan-ringan sajalah. Perkaya obrolan dengan sedikit canda atau humor yang segar. Hampir sembilan puluh persen perempuan sangat suka cowok humoris. Jauhkan pembicaraan dari urusan sensitif yang menyangkut pribadinya. Itu merupakan jaminan dia akan tetap nyaman berada di sampingmu.

Bagaimana? Cukupkah tips ini membekali PDKT-mu? Ya, kalau kurang coba perkaya dengan informasi dari sumber-sumber lainnya. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*