Wanita Karier Berburu Jodoh

Jodoh bagi wanita karir

thegrindstone.com

Kebahagiaan rumah tangga ditentukan sejak kamu mencari jodoh. Jika kamu berhati-hati dalam menyeleksi calon pasangan hidup sehingga mendapatkan pendamping yang baik, kehidupan rumah tangga kamu akan bahagia. Sebaliknya jika kamu kurang berhati-hati dalam memilih jodoh, misalnya hanya melihat penampilan yang menarik atau harta yang banyak, bisa saja orang yang kamu pilih karena penampilan fisik atau uang ini tidak memiliki hati dan karakter yang baik. Menikah dengan orang seperti ini tentu saja besar kemungkinan kamu akan menghadapi banyak masalah yang akan membuat kehidupan kamu tidak bahagia.

Mendapatkan jodoh idaman memang tidak mudah. Begitu juga dengan para wanita karier yang sedemikian mapan secara finansial. Kerap kali wanita begitu sibuk mengejar karier hingga urusan jodoh menjadi agak terlupakan. Ketika umur telah merambat kian matang, barulah ia menyadari bahwa seharusnya dirinya sudah memiliki pasangan hidup, atau bahkan momongan.

Kamu mungkin termasuk salah seorang wanita karier yang kini tengah mendambakan hadirnya pasangan hidup. Pada umumnya ada sejumlah persoalan yang dihadapi wanita karier yang mapan ketika berusaha mendapatkan jodoh idaman, yang barangkali juga kamu rasakan. Persoalan tersebut, antara lain sebagai berikut.

1. Kebanyakan laki-laki tidak percaya diri berhadapan dengan wanita yang keriernya mapan dan terlihat sangat pintar.

2. Kekhawatiran dari para wanita karier sendiri bahwa pria yang mendekati mereka tidak tulus, tetapi hanya mengincar harta yang didapat dari hasil kerja kerasnya.

3. Wanita yang telah mencapai karier yang mapan umumnya sudah berusia matang sehingga para pria yang sebaya kebanyakan telah berumah tangga. Jadi, alternaif yang tersedia untuk mereka adalah pria yang lebih tua atau lebih muda, yang bisa saja perbedaan usianya cukup signifikan.

4. Kekhawatiran dari para wanita karier bahwa pernikahan akan memangkas karier mereka. Padahal, mereka sangat mencintai profesi mereka dan telah berjuang selama bertahun-tahun untuk mendapatkan posisinya yang mapan dalam kerier tersebut.

Mendapatkan jodoh idaman bagi para wanita karier memang tidak mudah. Namun, selalu ada jalan keluar untuk setiap permasalah. Untuk menghadapi masalah yang mungkin timbul ketika mencari jodoh, para wanita karier dapat mempertimbangkan tips-tips berikut.

1. Tunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang memberi batasan tegas antara rumah tangga dan karier. Biarkan para pria mengetahui bahwa sebagai wanita karier yang mapan, kamu tetaplah sosok bersahaja yang sangat menghormati suami sebagai imam dalam keluarga kelak. Bahwa jabatan tinggi di kantor tidak berarti kamu juga suka mendominasi untuk urusan-urusan rumah tangga dan hubungan suami istri.

2. Percayalah bahwa akan selalu ada pria yang tulus mencintai kamu, bukan karena harta atau jabatan yang kamu sandang. Yang harus kamu lakukan adalah berhati-hati sebelum mengambil keputusan. Kenali betul orang mendekatimu dan identifikasi motivasinya.

3. Jika telah menemukan sosok yang cocok, bicarakan secara terbuka dengannya bagaimana kelanjutan karier kamu nanti setelah menikah. Pastikan kalian telah mendapatkan kesepatan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Perbedaan usia tidak menjadi masalah. Yang terpenting adalah kedewasaan masing-masing pihak dan kesamaan visi serta misi ke depan. Semua merupakan modal yang diperlukan untuk membina rumah tangga yang bahagia dan langgeng

4 Comments

  1. Karir dan pernikahan di Jakarta ini sudah saling membunuh, krn kemacetan semakin parah. Jika wanita ingin bertahan di kantornya yg jauh dari rumah, resikonya adalah dia hrs berangkat lbh pagi dan mau tdk mau pulang agakmalam krn macet. Dampaknya adalah kuantitas kebersamaan dng suami menjadi kecil. Jika kuantitas kecil, kualitas jadi kecil juga.

    Selain itu, jika wanita mau terus berkarir dan menikah, nanti sbg istri ia mungkin hanya punya banyak waktu di akhir pekan utk belanja. krn rata2 ibu rumahtangga belanja sabtu minggu (liat aja carrefour panjang antriannya sabtu minggu), waktu yg seharusnya bisa utk bercengkerama dng pasangan menjadi makin berkurang.

    Di saat kualitas hubungan pernikahan berkurang, dikuatirkan ada kebutuhan emosional yg tdk terpenuhi oleh pasangan. Lebih parah lagi, kebutuhan itu diisi oleh wanita/pria lain di kantor yg berjam2 bertemu, berinteraksi dng ramah. Efeknya, lbh riskan terjadi perselingkuhan.

    Jadi, berkarir dan menikah bagi wanita di JAKARTA kurang menguntungkan bagi kualitas pernikahan itu sendiri. Tapi, kalo itu pilihan orang ya silakan saja.

  2. arismiswanto says:

    Saat ini saya sedang mencari seorang istri. Cantik itu sebuah pilihan,sehari hari saya bekerja di perusahaan export namun sampai saat ini saya susah sekali mencari pendaping hidup tlng dibantu

  3. Sy butuh pasangan touris untk bisa lebih dewasa lagi

  4. apakah jodoh yg di cari yg berkarir juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>