Jodoh Idaman Tidak Sekedar Jaga Gengsi

gengsi dan jodoh

dkidiscussion.blogspot.com

Apa jadinya jika usiamu sudah cukup untuk menikah namun kamu belum juga mendapatkan jodoh idamanmu? Biasanya ada beragam komentar yang muncul dari sekitarmu, khususnya mereka yang dekat dengan dirimu. Kamu dibilang terlalu pilih-pilih, terlanjur patah hati dan susah membuka hati pada wanita lain, jangan menjadi pungguk yang merindukan bulan, tidak laku, dan sederet komentar lainnya. Komentar-komentar miring ini bisa jadi membuat telingamu panas. Bahkan kamu merasa dihinakan. Lalu muncullah gengsi dalam dirimu. Masa kamu yang berpenampilan rupawan dibilang tidak laku? Bukankah kamu juga memiliki otak yang cerdas, penghasilan lumayan, dan sejumlah kelebihan lain dalam dirimu?

Sejumlah komentar miring di atas bisa jadi mendorongmu untuk memberikan bukti bahwa dirimupun bisa segera mendapatkan jodoh idaman. Tanpa banyak pertimbangan, kamu pun segera menjatuhkan pilihan. Langkah ini kamu ambil karena untuk menjaga harga diri. Gengsi dibilang tidak laku!

Meladeni sejumlah komentar miring tentang dirimu bisa jadi hanya membuahkan rasa tidak terima dan dendam di dada. Tentu saja hal ini justru sangat tidak menguntungkan dirimu sendiri. Apalagi ketika kamu memilih jodoh idamanmu hanya sekedar sebagai ajang pembuktian. Jika jalan ini yang kamu ambil, sesungguhnya resiko besar telah menunggu di depanmu.

Mendapatkan jodoh idaman tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ia datang tanpa diundang. Ia tidak pula menampakkan diri meskipun kamu sudah mencarinya ke ujung dunia sekalipun. Jodoh idaman memang menjadi misteri sekaligus rahasia dari-Nya. Apa jadinya jika kamu memilih jodoh idaman sekedar untuk jaga gengsi?

Biarlah anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Harusnya ini yang kamu jadikan pegangan. Biarkan mereka menggunjing dirimu. Menganggapmu terlalu pilih-pilih atau bahkan tidak laku. Bukankah kamu juga tidak mau mendapatkan jodoh idaman asal-asalan? Bukankah kamu juga menginginkan sebuah bahtera rumah tangga yang langgeng?

Mendapatkan jodoh idaman memang harus pilih-pilih. Sebab membina rumah tangga perlu menyatukan visi misi yang sama. Bagaimana jika kamu memilih sembarang orang? Mungkinkah visi misi rumah tangga kalian akan menemukan satu tujuan yang sama?

Sekali lagi, kamu tidak perlu menuruti gengsi. Sebab gengsi tidak akan memberikan apa-apa. Bahkan bisa jadi hanya akan mengantarkanmu ke jurang kebinasaan. Jodoh idaman adalah masa depanmu. Jadi kamu perlu selektif dan mempertimbangkan segala sesuatunya ketika hendak menjatuhkan pilihan. Oleh karena itu kamu tidak perlu risau meskipun hingga saat ini jodoh idamanmu belum datang. Kamu juga tidak perlu emosi ketika orang-orang di sekitarmu memberikan komentar miring tentang hal itu. Tetaplah bersikap sabar dan tenang. Jaga pikiran jernihmu. Anggap saja jodoh idaman yang terbaik bagimu memang belum ada. Bukankah Tuhan selalu memberikan yang terbaik buat makhluk-Nya?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*