Jodoh Idaman Beda Budaya

Cinta beda budaya

conscioussolutions.com.au

Apakah kamu saat ini sedang bingung karena mendapatkan jodoh idaman yang tidak satu suku atau marga? Sebenarnya kamu tidak perlu risau dengan semua itu. Sebab, pernikahan tidak mensyaratkan harus berasal dari budaya yang sama. Persamaan budaya juga bukan jaminan terciptanya rumah tangga yang harmonis.

Namun bisa jadi perbedaan budaya memunculkan permasalahan dalam keluarga besar. Misalnya terkait dengan adap kesopanan, adat kebiasaan, ataupun norma-norma yang berlaku lainnya. Hal-hal seperti ini sering kali menimbulkan salah pengertian dan perbedaan persepsi. Oleh karena itu jika kamu mendapatkan jodoh idaman dengan latar belakang budaya yang berbeda, ada sejumlah poin penting yang hendaknya kamu perhatikan:

Pertama, mempelajari budaya masing-masing. Kamu harus mempelajari budaya dan adat istiadat pasanganmu. Begitu pula dengan dia. Dia juga perlu mempelajari budaya dan adat istiadatmu. Dengan demikian kamu akhirnya bisa mengetahui norma-norma yang berlaku dan dijunjung tinggi oleh masing-masing budaya tersebut.

Kedua, saling pengertian dan menghargai. Setelah kamu dan pasanganmu mempelajari budaya masing-masing, pastilah akan muncul perbedaan-perbedaan antara dua budaya tersebut. Di sinilah pentingnya pengertian dan saling menghargai. Budaya yang berbeda tidak untuk dipermasalahkan. Jadikan hal tersebut sebagai sarana untuk memperkaya khazanah keluargamu.

Ketiga, komunikasi. Komunikasi menjadi sarana efektif untuk mendekatkan kedua belah pihak untuk saling mengenal dan memahami budaya masing-masing. Oleh karena itu kamu perlu menjadwalkan pertemuan keluarga besar dari kedua belah pihak agar mereka bisa berkenalan dan mengenal budaya masing-masing.

Keempat, memilih seremonial pernikahan. Biasanya ini adalah hal yang tersulit. Seremonial pernikahan yang akan digelar akan menggunakan adat apa. Adat kamu atau pasanganmu. Ada baiknya ini dibicarakan jauh-jauh hari. Jika terpaksa tidak mendapatkan titik temu, tidak ada salahnya memadukan dua adat tersebut. Yang penting persiapkan segala sesuatunya dengan baik dan sampaikan hal tersebut pada kedua belah pihak.

Kelima, bahasa. Bahasa adalah sarana komunikasi sehari-hari. Adakalanya dalam hidup sehari-hari kamu biasa menggunakan bahasa daerahmu daripada bahasa nasional. Begitu pula dengan pasanganmu. Agar komunikasi bisa berjalan lancar, sebaiknya pilihlah bahasa yang bisa dimengerti kedua belah pihak. Untuk selanjutnya, kalian bisa meluangkan waktu untuk mempelajari bahasa masing-masing. Begitu pula kelak jika kalian dianugerahi keturunan. Ajari anak-anak dengan bahasa yang bisa dimengerti kedua belah pihak. Selanjutnya anak-anak juga bisa diajari bahasa daerah masing-masing untuk memudahkan mereka berkomunikasi ketika suatu saat mereka berjumpa dengan keluarga besar kedua belah pihak.

Nah, cukup jelas bukan? Jadi perbedaan budaya bukanlah halangan untuk melangsungkan pernikahan. Apalagi sudah banyak contoh pernikahan yang bisa langgeng dengan latar budaya yang berbeda. Sikap saling pengertian dan menghargai adalah kunci suksesnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*