3 Langkah agar Segera Menikah

jodoh dan pernikahanPerasaan bahagia pasti akan memenuhi relung hatimu saat kamu telah mendapatkan jodoh idamanmu. Hanya saja kamu pasti tidak menginginkan kebahagiaan tersebut berhenti di sini saja. Kamu tentu ingin jodoh idamanmu bisa berlanjut hingga ke jenjang pernikahan. Nah, apa saja yang perlu kamu persiapkan untuk mewujudkan hal tersebut? Artikel ini semoga bisa membantumu.

Jalan mendapatkan jodoh idaman memang sangat beragam. Ada yang melalui perkenalan di Facebook, teman lama, rekomendasi dari saudara, dikenalkan ustadz. Bahkan ada pula yang baru sekedar mengetahui nama dan sedikit deksripsi dirinya ia berani langsung menikahinya. Hebatnya, rumah tangga mereka bisa harmonis meskipun mereka tidak pernah mengenal sebelumnya. Apalagi berpacaran. Kalaupun berpacaran, mereka baru melakukannya setelah menikah. Ya, cerita seperti ini memang sangat langka di zaman sekarang. Meskipun sebenarnya hal tersebut sudah biasa dilakukan di masa kakek buyut dulu.

Satu pelajaran yang sebenarnya bisa kamu petik dari kisah tersebut adalah perkenalan ataupun pacaran ternyata bukanlah jaminan agar jodoh idaman sampai ke pernikahan. Pernikahan bisa saja terjadi meskipun perkenalan hanya dilakukan melalui perantara pihak ketiga. Pernikahan juga bisa berlangsung tanpa melalui pacaran. Begitu pula dengan keberlangsungan rumah tangga. Rumah tangga yang harmonis tidak mensyaratkan harus mengenal sekian tahun terlebih dulu. Dan sudah banyak bukti mengenai semua itu. Ada rumah tangga yang bisa bertahan hingga kakek nenek meskipun pernikahan mereka karena dijodohkan. Mereka sebelumnya tidak pernah saling mengenal. Sebaliknya, banyak pula rumah tangga yang harus berakhir dengan perceraian meskipun keduanya sudah berpacaran hingga sekian tahun.

Lalu apa yang menjamin jodoh idaman bisa sampai ke pernikahan dan pernikahan bertahan lama? Berikut ini upaya yang bisa kamu lakukan:

Pertama, tetapkan tujuan. Sampaikan dengan tegas bahwa tujuan perkenalan kalian bukannya untuk penjajakan atau sekedar merubah status single menjadi berpacaran, melainkan semata-mata untuk menikah.

Kedua, berikan batas waktu. Jangan biarkan perkenalan kalian mengambang tidak jelas. Kamu harus berinisiatif memberikan kejelasan. Apakah hubungan ini bisa diteruskan ke jenjang pernikahan ataukah cukup berakhir sampai di sini. Oleh karena itu kamu harus memberikan batas waktu. Kapan perkenalan untuk menggali informasi yang dibutuhkan sudah dirasa cukup. Dan kapan pula waktu untuk melanjutkannya ke proses pernikahan. Sebaiknya kamu tidak perlu berlama-lama. Begitu pula untuk mendapatkan informasi detil tentang diri dan keluarganya juga bisa didapatkan dalam waktu yang relatif singkat. Caranya, jika kamu memang berminat dengan dirinya, datanglah ke rumahnya. Sampaikan maksud kedatanganmu. Dan mintalah keluarganya menjelaskan segala hal yang ingin kamu ketahui.

Ketiga, segera menikah. Jika informasi sudah lengkap, kamu sepakat dan ia pun bisa menerimamu, segeralah memproses pernikahan. Sampaikan hal tersebut pada kedua belah pihak keluarga.

2 Comments

  1. Mantap postingan pak. Dah kebelet mau nikah Nih 🙂

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*