sebab jodoh terhalang

Fokuslah pada Sang Pemilik Jodoh

Fokuslah pada Sang Pemilik Jodoh

Kata Ustad Yusuf Mansur, kita sering lupa bahwa jodoh itu ada pemiliknya. Kita sering terlalu fokus pada jodoh itu saja. Tanpa menyadari bahwa jodoh itu digerakkan oleh sang Khaliq, pemilik jodoh itu.

Kita Terlahir (bukan) Sebagai Bangsa Pencela

Kita Terlahir (bukan) Sebagai Bangsa Pencela

Rabu (19/3), saat menerima Anugerah PWI Jatim 2014 di Hotel Shangrila Surabaya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, menyampaikan keprihatinannya tentang miskinnya bangsa kita dalam menghargai orang lain.

Konsisten

Konsisten

Tak ada perbuatan sangat terpuji, kecuali perbuatan baik yang dilakukan secara konsisten. Bersedekah lima ribu rupiah yang dilakukan secara konsisten, misalnya, jauh lebih baik daripada bersedekah lima juta tapi hanya sekali saja dalam seumur hidup.

Biarkan Anak Cucumu Bangga terhadapmu

Biarkan Anak Cucumu Bangga terhadapmu

”We choose to go to the moon…we choose to go to the moon not because it is easy, because it’s hard..” (John F. Kennedy)

Memilih Jodoh ala Lebai Malang

Memilih Jodoh ala Lebai Malang

Pernah mendengar cerita Lebai Malang? Wah, sayang sekali kalau belum pernah mendengar dongeng dari Ranah Minang itu. Baiklah, kalau belum pernah mendengarnya, akan saya ceritakan ringkasannya.

Minta Jodoh kepada Orang Pintar, Cape Deh!

Minta Jodoh kepada Orang Pintar, Cape Deh!

“Dul, tolong pinjami saya korek api!” pinta Ustad Farid pada seorang jama’ah pengjian sore itu.

Tepo Seliro

Tepo Seliro

Tahun lalu ipar saya diajak tetangganya untuk berkunjung ke saudaranya di luar kota. Karena acaranya sangat mendadak, ipar saya tidak sempat makan siang terlebih dahulu sebelum berangkat menempuh perjalanan panjang tersebut.

Thobur

Thobur

Setiap kali menjenguk anak di Pondok Modern Gontor Ponorogo, saya senantiasa belajar tentang kesabaran. Media yang digunakan untuk melatih  kesabaran itu ada pada kegiatan ngantri. Di Gontor, ngantri dikenal dengan sebutan thobur (Bahasa Arab).

Tukang Tahu, Rezeki, dan Jodoh

Tukang Tahu, Rezeki, dan Jodoh

Adakah hubungan yang terjalin di antara tukang tahu dengan jodoh? Jelas tak ada. Meskipun demikan, ketika tiba di daerah Balongbendo dalam perjalanan pulang dari Pondok Modern Gontor menuju ke Surabaya, saya menemukan sedikit hubungan itu.

Doa dan Sedekah Pembuka Jodoh Kita

Doa dan Sedekah Pembuka Jodoh Kita

Ba’da shalat subuh Sabtu pagi itu ustad yang biasa memimpin kajian tafsir di surau kami membahasa Surat Al-Fil. Dikisahkan dalam firman Allah tersebut tentang rasa iri Raja Abrahah terhadap keberadaan Ka’bah. Penguasa Yaman itu merasa heran sebab warganya memilih berangkat berbondong-bondong ke Hijaz untuk berkunjung ke Baitullah. Pikirnya, seandainya di […]

Insya Allah

Insya Allah

“Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali (dengan menyebut); ‘Insya Allah’.” (QS al-Kahfi [16]:23-24).

In The Name of Harmony

In The Name of Harmony

Kata Boss saya, ketika bencana menimpa diri kita, maka yang pertama kali harus ditelisik adalah sumbernya. Tidak tertutup kemungkinan bencana tersebut berasal dari kurang harmonisnya kita dengan alam dan lingkungan.

Dayunglah Perahumu di Atas Air, Bukan Di Tempat Kering

Dayunglah Perahumu di Atas Air, Bukan Di Tempat Kering

Seseorang yang bermimpi mencapai kesuksesan tetapi tidak mendekati jalan kesuksesan itu, menurut Penyair Bahar Basith dalam syairnya, ibarat mengayuh perahu di tempat kering.

Lee Kuan Yew, Meritokrasi, dan Jodoh

Lee Kuan Yew, Meritokrasi, dan Jodoh

Sumpah! Kata meritokrasi ini sama sekali tidak berkaitan dengan labil ekonomi ataupun statutisasi kemakmuran yang nyaris mengkudeta hati Vicky Praseyo. Kata “aneh” itu saya peroleh saat membaca berita tentang kehidupan Lee Kuan Yew yang beberapa waktu lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-90.  Pendiri Singapura ini lahir  16 September 2013.

Sesungguhnya Memberi Itu adalah Menerima

Sesungguhnya Memberi Itu adalah Menerima

Saya adalah pengagum berat Yuswohady, seorang pemerhati dunia marketing. Postingan-postingannya di blog kesayangannya sangat menggigit dan gampang dimengerti. Hampir setiap saat saya selalu mengecek apakah tulisan terbarunya sudah muncul ataukah belum. Begitu postingan anyarnya nongol, biasanya saya tidak menunda waktu lagi; langsung melahapnya hingga tandas.

Rohah

Rohah

“Setiap hari saya hanya bisa berpapasan dan ber- say hello saja dengan suami saya. Saat saya bangun dia dalam kondisi tidur. Sebaliknya, saat saya tertidur, dia sedang bekerja keras di depan laptopnya.” Itulah keluhan yang saya terima dari seorang kawan yang sukses meraih impiannya menjadi seorang istri pengusaha kaya raya.

Negative Thinking, Positive Thinking, dan Jodoh

Negative Thinking, Positive Thinking, dan Jodoh

“Orang-orang yang negative thinking, jarang tertipu, tapi rejeki juga jarang berlebih.. Orang-orang yang positive thinking, mungkin sering tertipu, tapi rejeki tak henti-henti mendatanginya..Yang Pas: Positive thinking dengan Waspada, bukan curiga. Buktikan dengan data & fakta, bukan prasangka..” (Jaya Setiabudi)

Kawan Sepergaulan Kita dan Pengaruhnya

Kawan Sepergaulan Kita dan Pengaruhnya

Sering tidak kita sadari, sesungguhnya teman sepergaulan kita turut memberikan citra tentang siapa kita sebenarnya. Mungkin karena pertimbangan itulah Sunan Bonang dalam tembang Tombo Ati mengingatkan: “Wong kang sholeh kumpulono.” Jika kita sering berkumpul dengan orang-orang saleh, paling tidak kita akan kecipratan citra kesalehan mereka. Rasulullah bahkan dengan jelas menyampaikan […]

Mari Jaga Mulut Kita

Mari Jaga Mulut Kita

Hati-hati dengan mulut kita. Sebab mulut kita bisa menjadi sumber sebuah bencana. Tengoklah bagaimana sebuah hubungan antarnegara hampir bruhbrah karena keisengan mulut kepala negaranya. Ya, belum lama ini Presiden Uruguay Jose Mujica konon begitu didera rasa malu luar biasa, ketika umpatan isengnya bocor di mikrofon. Sang presiden khilaf dengan ucapan […]

Ah, Terlalu Mainstream Kita!

Ah, Terlalu Mainstream Kita!

Menjadi pribadi yang bergerak di luar mainstream tampaknya bisa mengantar kita ke pintu keberhasilan.  Seperti apakah bentuk tindakan nyata agar bisa terkategorikan bergerak di luar mainstream itu? Menjadi orang yang hidup bahagia adalah contoh salah satunya.