naskah drama tentang norma kesusilaan

Jalan Pintas

Jalan Pintas

Sedikit sekali di antara kita yang tekun dalam menggarap segala sesuatu. Maunya serba cepat, serba kilat, dan serba instan. Inginnya dapat meraih kesuksesan seperti penggalan kalimat dalam Naskah Proklamasi: “dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.”

Caution:  Camer alias Calon Mertua!

Caution: Camer alias Calon Mertua!

Sayang anaknya tapi abai kepada ortunya. Enggaklah yauw! Orang tua si dia walau bagaimana pun menjadi satu dari sekian penentu berhasilnya hubungan antara kamu dan si dia. Kelak, bila  melangkah pada jenjang pernikahan, siapakah yang menjadi walinya? Kan sang camer juga.

Foto: www.baliweddingpackages.com

Jawaban Bermakna Doa untuk Pertanyaan tentang Jodoh

Menjelang usia 30 tahun dan masih sendiri. Apakah kamu termasuk salah satu di antara orang-orang dalam golongan usia ini? Jika ya, kamu pasti sangat sering mendapatkan pertanyaan sejenis ini, “Kapan nih, mau mengakhiri masa lajang?”

Ingatlah, Tunangan Itu Bukan Suami Kita

Ingatlah, Tunangan Itu Bukan Suami Kita

Saya tidak habis pikir kalau ada cewek yang baru saja dilamar atau baru saja dipertunangkan sudah bersedia diajak tidur oleh calon pasangannya itu. Sekan-akan pernyataan komitmen awal itu sebagai tanda sahnya sebuah hubungan. Seolah-olah itu sebagai pertanda bahwa hubungan suami istri sudah boleh dilaksanakan.

10 Jurus Pamungkas Agar Pedekatemu Sukses

10 Jurus Pamungkas Agar Pedekatemu Sukses

Terus terang saya banyak belajar tentang liku-liku perjombloan melalui  Mas Masrur Huda. Melalui bukunya yang berjudul Berani Jomblo Berani Mengejar Jodoh,  alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya ini menggelar sejibun kiat menjomblo yang sehat. Bagaimanakah pedekate sukses ala jomblo yang sehat? Begini katanya: