keunggulan kelemahan novel siti nurbaya

Man Jadda Wajada

Man Jadda Wajada

Sudahkah membaca novel karya A. Fuadi berjudul Negeri 5 Menara? Dan kalau mau lebih lengkap lagi tontonlah filmnya. Siapa pun yang membaca novel tersebut ataupun yang telah melihat filmnya tentu akan berpendapat sama dengan saya bahwa kesungguh-sungguhan akan membuahkan hasil yang sangat mencengangkan.

Foto: ilu-imu.blogspot.com

Dijodohkan, Siapa Takut?

Hari gini dijodohkan? Seperti zaman Siti Nurbaya saja. Itulah tanggapan yang umumnya akan diberikan ketika seseorang mendengar kata dijodohkan atau perjodohan. Namun, tidak ada salahnya kamu mengkaji ulang pernyataan ini. Benarkah perjodohan itu selalu buruk? Tidak adakah sisi positif yang dapat dipetik dari perjodohan?

Bahaya Laten Itu Bernama Sombong!

Bahaya Laten Itu Bernama Sombong!

“Orang merasa jauh lebih mudah memaafkan orang lain karena KESALAHANNYA dibandingkan dengan KEBENARANNYA.” (J.K. Rowling)

Dijodohkan Ortu, Terima atau Tidak?

Dijodohkan Ortu, Terima atau Tidak?

Siapa pun pasti memiliki angan-angan mendapatkan jodoh sesuai dengan pilihan hati. Kamu sudah menetapkan berjibun kriteria mengenai jodohmu sendiri. Idealismemu mengatakan: “Jodohku harus setengah malaikat!“ Ya, siapa sich yang tidak ingin memiliki pendamping sedemikian sempurna.  Wis guanteng/cuantik, soleh, tajir lagi.