cara melupakan seseorang yang kita sayang dan cinta menurut islam

Kita Terlahir (bukan) Sebagai Bangsa Pencela

Kita Terlahir (bukan) Sebagai Bangsa Pencela

Rabu (19/3), saat menerima Anugerah PWI Jatim 2014 di Hotel Shangrila Surabaya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, menyampaikan keprihatinannya tentang miskinnya bangsa kita dalam menghargai orang lain.

Ujianlah yang Menjadikan Kita Lebih Mulia

Ujianlah yang Menjadikan Kita Lebih Mulia

Terdapat 130 gunung berapi dalam kategori aktif di seluruh wilayah Indonesia. Menurut Surono, Kepala Pusat Badan Geologi Kementrian ESDM,  ini merupakan anugerah tersendiri bagi bangsa kita. Bayangkan, sendainya tidak ada gunung api tersebut, Indonesia hanya dikenal sebagai negeri dengan daratan berupa karang mati. Tak akan ada kesuburan di sepanjang permukaan […]

Cintalah yang Membuat Kita Kreatif

Cintalah yang Membuat Kita Kreatif

Anak ragil kami baru saja dikhitan. Dalam seminggu ini aktivitasnya rada menurun. Maklum, setiap kali berdiri dan melangkahkan kaki, kain sarung yang dikenakannya akan bersentuhan dengan alat vitalnya. Tentu saja hal ini menimbulkan rasa sakit luar biasa.

Persilakan Cinta Mengetuk Pintu Hati Kita

Persilakan Cinta Mengetuk Pintu Hati Kita

Yang diidolakan orang lain, yang nongol dia. Kok bisa, ya? Ada apa dengan semua ini? Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan. Tuhan mahatahu mengenai pasangan terbaik makhluk-Nya. Bisa jadi pada diri seseorang yang kita idolakan itu tak tersisa sedikit pun kebahagiaan yang dapat kita dulang. Oleh sebab itu, Tuhan menyodorkan seseorang yang memang pas […]

Demi Elektabilitas, Perbaikilah Casing Kita

Demi Elektabilitas, Perbaikilah Casing Kita

Elvin Miradi, kawan blogger saya, mengomentari tentang penampilan Suya Paloh. Menurutnya, di antara ketua umum partai politik, Surya Paloh-lah yang tampil tidak kelimis. Elvin memberikan masukan agar Surya melaksanakan perubahan ‘casing’ demi elektabilitas.

Pada Situasi Seburuk Apa Pun Kita Tidak Boleh Menyerah

Pada Situasi Seburuk Apa Pun Kita Tidak Boleh Menyerah

Selama setahun Jose Salvador Alvarenga terkatung-katung di Samudera Pasifik.  Nelayan asal Elsalvador tersebut pada 21 Desember 2012 bersama seorang rekannya berlayar untuk berburu hiu.

Seribu yang Kita Berikan, Sejuta yang Kita Dapatkan

Seribu yang Kita Berikan, Sejuta yang Kita Dapatkan

Likewise, early seafarers spoke of their ships in the feminine gender for the close dependence they had on their ships for life and sustenance. (Naval History and Heritage Command)

Kita adalah Belalang yang Terkurung Kotak Korek Api

Kita adalah Belalang yang Terkurung Kotak Korek Api

Dari Pondok Gontor saya mendapat kisah tentang seekor belalang. Alkisah, ada seekor belalang yang hidup dalam kungkungan sebuah kotak. Pada suatu hari sang belalang mencoba keluar dari kotaknya.

Saat Dihina, Sesungguhnya Kita Sedang Naik Derajat

Saat Dihina, Sesungguhnya Kita Sedang Naik Derajat

Di Afrika Selatan Mahatma Gandhi pernah dicampakkan dari gerbong kelas satu oleh seorang kondektur padahal ia memegang tiket kelas satu kereta api tersebut. Barang bawaannya dilemparkan begitu saja hingga berserakan di mana-mana. Kesalahannya hanya satu: Mahatma Gandhi ditakdirkan sebagai seorang kulit berwarna. Bukan seorang kulit putih.

Hati-hati, Jatuh Cinta Bisa Membuat Kita Bego!

Hati-hati, Jatuh Cinta Bisa Membuat Kita Bego!

Harian Global Times pernah memuat sebuah berita tentang perbuatan konyol seorang pencuri di China. Yang (20) si pencuri itu,  mengambil laptop seharga  2.300 yuan (Rp 4,5 juta) dari sebuah kamar apartemen di  Distrik Chaoyang, Beijing. Saat membongkar-bongkar isi laptop, betapa terbelalaknya mata Yang. Ternyata, sang pemilik laptop adalah seorang gadis […]

Sepucuk Surat Cinta yang Tak Pernah Sampai

Sepucuk Surat Cinta yang Tak Pernah Sampai

Kenangan zaman SMA tiba-tiba menyeruak begitu saja. Itu terjadi setelah saya menemui seseorang yang dulu sangat saya istimewakan. Lokasi pertemuan kami berada pada sebuah pojok bernama facebook.

Jalan Pintas

Jalan Pintas

Sedikit sekali di antara kita yang tekun dalam menggarap segala sesuatu. Maunya serba cepat, serba kilat, dan serba instan. Inginnya dapat meraih kesuksesan seperti penggalan kalimat dalam Naskah Proklamasi: “dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.”

Tips Menghadapi Orang yang Menyebalkan

Tips Menghadapi Orang yang Menyebalkan

Ditaksir seseorang yang gak pas di hati memang menjadi penderitaan tersendiri. Bahkan menyebalkan. Celakanya, orang itu seperti tak tahu diri. Kamu telah menampakkan isyarat ketidaksukaan dengan bahasa tubuh tapi dia tetap nekad datang ke rumah. Apa yang mesti dilakukan?

Jodoh Kita Sesungguhnya Sedang Berhadapan dengan Kita

Jodoh Kita Sesungguhnya Sedang Berhadapan dengan Kita

“Siapakah orang terdekat kita? Dia adalah orang yang sering berhadap-hadapan dengan kita. Orang terdekat kita adalah orang yang bisa kita tatap dengan sepenuh pandangan mata kita.”

Permohonan Maaf Tidak Akan Melunturkan Harga Diri Kita

Permohonan Maaf Tidak Akan Melunturkan Harga Diri Kita

Kita mungkin perlu banyak belajar kepada Cristiano Ronaldo tentang cara menyampaikan maaf kepada seseorang. Dengan rendah hati dan melupakan nama besarnya, pesepak bola dari kesebelasan Real Madrid ini menyampaikan permohonan maaf kepada seorang gadis yang menjadi suporter dalam pertandingan yang diikuti bintang sepak bola dari Portugal tersebut.

Fenomena Jatuh Cinta ala Dunia Maya

Fenomena Jatuh Cinta ala Dunia Maya

Seorang teman mengungkapkan kegalauan hatinya. Beberapa waktu lalu ia berkenalan dengan seseorang di facebook. Setelah sekian lama berteman, mereka pun kemudian saling menyapa dan mengungkapkan perasaannya masing-masing via inbox. Gayung pun bersambut, maka jadilah mereka berdua berpacaran.

Biarkan Para Calon Mertua Menilai Kita

Biarkan Para Calon Mertua Menilai Kita

Saya sedang belajar kesungguhan dan keikhlasan kepada seorang kawan. Dia seorang kepala museum. Saat ini dia tengah mendapat promosi. Pangkatnya akan segera naik mendahului teman seangkatannya, bahkan menyalip beberapa seniornya.

Tak Perlu Malu dengan Masa Lalu Kita

Tak Perlu Malu dengan Masa Lalu Kita

Setiap orang hidup dengan masa lalunya masing-masing. Ada yang cerah,  tapi tak sedikit pula yang buram. Tak perlu risau jika kita meninggalkan masa lalu yang kelam. Insya Allah, orang tidak begitu peduli dengan masa lalu tersebut selama kita menunjukkan itikad baik: bertobat dan terus berupaya memperbaiki diri.

Ah, Terlalu Mainstream Kita!

Ah, Terlalu Mainstream Kita!

Menjadi pribadi yang bergerak di luar mainstream tampaknya bisa mengantar kita ke pintu keberhasilan.  Seperti apakah bentuk tindakan nyata agar bisa terkategorikan bergerak di luar mainstream itu? Menjadi orang yang hidup bahagia adalah contoh salah satunya.

Perempuan dan Secangkir Kopi

Perempuan dan Secangkir Kopi

“Kopi itu manja, sedikit saja kita salah memperlakukannya, maka rasa dan aromanya akan berbeda.“