ajaran islam tentang wanita yang kita sukai

Kita Terlahir (bukan) Sebagai Bangsa Pencela

Kita Terlahir (bukan) Sebagai Bangsa Pencela

Rabu (19/3), saat menerima Anugerah PWI Jatim 2014 di Hotel Shangrila Surabaya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, menyampaikan keprihatinannya tentang miskinnya bangsa kita dalam menghargai orang lain.

Seribu yang Kita Berikan, Sejuta yang Kita Dapatkan

Seribu yang Kita Berikan, Sejuta yang Kita Dapatkan

Likewise, early seafarers spoke of their ships in the feminine gender for the close dependence they had on their ships for life and sustenance. (Naval History and Heritage Command)

Demi Elektabilitas, Perbaikilah Casing Kita

Demi Elektabilitas, Perbaikilah Casing Kita

Elvin Miradi, kawan blogger saya, mengomentari tentang penampilan Suya Paloh. Menurutnya, di antara ketua umum partai politik, Surya Paloh-lah yang tampil tidak kelimis. Elvin memberikan masukan agar Surya melaksanakan perubahan ‘casing’ demi elektabilitas.

Biarkan Para Calon Mertua Menilai Kita

Biarkan Para Calon Mertua Menilai Kita

Saya sedang belajar kesungguhan dan keikhlasan kepada seorang kawan. Dia seorang kepala museum. Saat ini dia tengah mendapat promosi. Pangkatnya akan segera naik mendahului teman seangkatannya, bahkan menyalip beberapa seniornya.

Jalan Pintas

Jalan Pintas

Sedikit sekali di antara kita yang tekun dalam menggarap segala sesuatu. Maunya serba cepat, serba kilat, dan serba instan. Inginnya dapat meraih kesuksesan seperti penggalan kalimat dalam Naskah Proklamasi: “dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.”

Jodoh Kita Sesungguhnya Sedang Berhadapan dengan Kita

Jodoh Kita Sesungguhnya Sedang Berhadapan dengan Kita

“Siapakah orang terdekat kita? Dia adalah orang yang sering berhadap-hadapan dengan kita. Orang terdekat kita adalah orang yang bisa kita tatap dengan sepenuh pandangan mata kita.”

Setia terhadap Istri, Harga Mati!

Setia terhadap Istri, Harga Mati!

Tiba-tiba saja istri saya mengumandangkan sebuah maklumat. Katanya, “Setia kepada istri adalah harga mati!” Terus terang pemeo seperti itu lebih sering saya lihat di kesatuan-kesatuan tentara. Ya, itu merupakan plesetan dari “NKRI Harga Mati!” 

Tak Perlu Malu dengan Masa Lalu Kita

Tak Perlu Malu dengan Masa Lalu Kita

Setiap orang hidup dengan masa lalunya masing-masing. Ada yang cerah,  tapi tak sedikit pula yang buram. Tak perlu risau jika kita meninggalkan masa lalu yang kelam. Insya Allah, orang tidak begitu peduli dengan masa lalu tersebut selama kita menunjukkan itikad baik: bertobat dan terus berupaya memperbaiki diri.

Kisah Seorang Putri yang Dipersunting Pangeran Baik Hati

Kisah Seorang Putri yang Dipersunting Pangeran Baik Hati

Saya harus berterima kasih kepada Mas Saptuari Sugiharto. Sebab, dari sang pengusaha muda Yogyakarta inilah saya memperoleh kisah yang sungguh sangat inspiratif. Mas Saptuari bertutur tentang seorang sahabatnya bernama Putri Herlina. Ya, Putri ditakdirkan lahir dalam kondisi difabel. Ia lahir dalam kedaan tidak memiliki kedua belah tangan. Tragisnya lagi, kedua orang […]

Kita adalah Belalang yang Terkurung Kotak Korek Api

Kita adalah Belalang yang Terkurung Kotak Korek Api

Dari Pondok Gontor saya mendapat kisah tentang seekor belalang. Alkisah, ada seekor belalang yang hidup dalam kungkungan sebuah kotak. Pada suatu hari sang belalang mencoba keluar dari kotaknya.

Ah, Terlalu Mainstream Kita!

Ah, Terlalu Mainstream Kita!

Menjadi pribadi yang bergerak di luar mainstream tampaknya bisa mengantar kita ke pintu keberhasilan.  Seperti apakah bentuk tindakan nyata agar bisa terkategorikan bergerak di luar mainstream itu? Menjadi orang yang hidup bahagia adalah contoh salah satunya.

Hati-hati, Jatuh Cinta Bisa Membuat Kita Bego!

Hati-hati, Jatuh Cinta Bisa Membuat Kita Bego!

Harian Global Times pernah memuat sebuah berita tentang perbuatan konyol seorang pencuri di China. Yang (20) si pencuri itu,  mengambil laptop seharga  2.300 yuan (Rp 4,5 juta) dari sebuah kamar apartemen di  Distrik Chaoyang, Beijing. Saat membongkar-bongkar isi laptop, betapa terbelalaknya mata Yang. Ternyata, sang pemilik laptop adalah seorang gadis […]

Jangan Rendahkan Martabat Orang yang Kita Benci

Jangan Rendahkan Martabat Orang yang Kita Benci

Rasa cinta itu tidak bisa dipaksa. Meskipun demikian, jika kita tidak senang dengan seseorang bukan berarti bisa berbuat semena-mena hingga menistakan orang tersebut. Cinta itu karunia Tuhan yang tak bisa ditebak ke mana akan jatuhnya. Bisa jadi jatuhnya pada seseorang yang memang siang malam selalu kita impikan. Itulah yang namanya […]

Doa dan Sedekah Pembuka Jodoh Kita

Doa dan Sedekah Pembuka Jodoh Kita

Ba’da shalat subuh Sabtu pagi itu ustad yang biasa memimpin kajian tafsir di surau kami membahasa Surat Al-Fil. Dikisahkan dalam firman Allah tersebut tentang rasa iri Raja Abrahah terhadap keberadaan Ka’bah. Penguasa Yaman itu merasa heran sebab warganya memilih berangkat berbondong-bondong ke Hijaz untuk berkunjung ke Baitullah. Pikirnya, seandainya di […]

Permohonan Maaf Tidak Akan Melunturkan Harga Diri Kita

Permohonan Maaf Tidak Akan Melunturkan Harga Diri Kita

Kita mungkin perlu banyak belajar kepada Cristiano Ronaldo tentang cara menyampaikan maaf kepada seseorang. Dengan rendah hati dan melupakan nama besarnya, pesepak bola dari kesebelasan Real Madrid ini menyampaikan permohonan maaf kepada seorang gadis yang menjadi suporter dalam pertandingan yang diikuti bintang sepak bola dari Portugal tersebut.

Kawan Sepergaulan Kita dan Pengaruhnya

Kawan Sepergaulan Kita dan Pengaruhnya

Sering tidak kita sadari, sesungguhnya teman sepergaulan kita turut memberikan citra tentang siapa kita sebenarnya. Mungkin karena pertimbangan itulah Sunan Bonang dalam tembang Tombo Ati mengingatkan: “Wong kang sholeh kumpulono.” Jika kita sering berkumpul dengan orang-orang saleh, paling tidak kita akan kecipratan citra kesalehan mereka. Rasulullah bahkan dengan jelas menyampaikan […]

Mari Jaga Mulut Kita

Mari Jaga Mulut Kita

Hati-hati dengan mulut kita. Sebab mulut kita bisa menjadi sumber sebuah bencana. Tengoklah bagaimana sebuah hubungan antarnegara hampir bruhbrah karena keisengan mulut kepala negaranya. Ya, belum lama ini Presiden Uruguay Jose Mujica konon begitu didera rasa malu luar biasa, ketika umpatan isengnya bocor di mikrofon. Sang presiden khilaf dengan ucapan […]

Ingat Kekurangan; Lupakan Kelebihan

Ingat Kekurangan; Lupakan Kelebihan

Dalam menjalani hidup dan kehidupan ini kata Gus Mus, yang dikutip dari Ibrahim bin Juneid, kita mesti menggunakan dua buah cermin: satu cermin untuk melihat kekurangan kita; satu lagi untuk melihat kelebihan orang lain.

Ingatlah, Tunangan Itu Bukan Suami Kita

Ingatlah, Tunangan Itu Bukan Suami Kita

Saya tidak habis pikir kalau ada cewek yang baru saja dilamar atau baru saja dipertunangkan sudah bersedia diajak tidur oleh calon pasangannya itu. Sekan-akan pernyataan komitmen awal itu sebagai tanda sahnya sebuah hubungan. Seolah-olah itu sebagai pertanda bahwa hubungan suami istri sudah boleh dilaksanakan.

Allah Lebih Mendahulukan yang Kita Butuhkan daripada yang Kita Inginkan

Allah Lebih Mendahulukan yang Kita Butuhkan daripada yang Kita Inginkan

Judul di atas bersumber dari “fatwa” yang keluar dari mulut istri saya sewaktu menasihati anak perempuan kami. Kata istri saya, kita cenderung selalu merasa bahwa orang lain lebih beruntung daripada kita. Padahal belum tentu begitu kenyataannya. Yakini, kita yang jauh lebih beruntung dibandingkan dengan orang lain.